Woman
·
17 Oktober 2020 11:22

Sapto Djojokartiko Rilis Koleksi Terbaru, Terinspirasi dari Sabung Ayam

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Sapto Djojokartiko Rilis Koleksi Terbaru, Terinspirasi dari Sabung Ayam (15122)
Koleksi Terbaru Sapto Djojokartiko Foto: Sapto Djojokartiko
Desainer lokal, Sapto Djojokartiko, belum lama ini merilis koleksi Spring/Summer 2021 dengan cara yang baru dan tak biasa. Jika biasanya ia menggelar fashion show, kali ini ia menampilkan koleksi terbarunya dalam format film pendek yang disutradarai Reuben Torino.
ADVERTISEMENT
Dalam perilisan koleksi teranyar itu, Sapto Djojokartiko mengajak penonton untuk mendalami proses meditasi selama masa karantina. Selain itu, koleksi yang lahir di masa pandemi ini juga menghadirkan banyak momen untuk merefleksikan diri, perasaan kebingungan, kemarahan yang membutakan namun juga diimbangi dengan semangat dan jiwa kreativitas yang berlimpah ruah.
Dalam keterangan persnya, desainer asal Solo itu mengatakan bahwa masa karantina seperti roller coaster baginya. Meski begitu, masa tersebut membuatnya jadi banyak memiliki waktu luang untuk menggali lebih dalam proses kreatifnya.
“Lingkungan yang damai dan tenang di dalam rumah saya sendiri ternyata menjadi berkah yang indah. Saya dapat benar-benar fokus dan melakukan hal-hal yang biasanya tidak saya lakukan karena saya tidak punya waktu yang cukup,” kata Sapto Djojokartiko.
Sapto Djojokartiko Rilis Koleksi Terbaru, Terinspirasi dari Sabung Ayam (15123)
Koleksi Terbaru Sapto Djojokartiko Foto: Sapto Djojokartiko
Sapto melanjutkan bahwa koleksi terbaru ini terinspirasi dari banyak hal yang ia kagumi sejak lama; misalnya penggunaan berbagai jenis lace dengan detail yang rumit, menggunakan warna-warna nude yang cenderung lembut dan dikombinasikan dengan warna plum, fuchsia dan terracotta yang elegan.
Sapto Djojokartiko Rilis Koleksi Terbaru, Terinspirasi dari Sabung Ayam (15124)
Koleksi Terbaru Sapto Djojokartiko Foto: Sapto Djojokartiko
Nah, berbicara soal warna, Sapto menyebut bahwa mayoritas warna yang bisa ditemukan dalam koleksi terbaru ini adalah pink dan coral, yang terinspirasi dari keceriaan musim panas. Lalu untuk melengkapi detail busana, Sapto juga menghadirkan warna-warna mencolok seperti merah, yang akan menonjolkan unsur elegan yang sangat lekat dengan brand Sapto Djojokartiko.
ADVERTISEMENT

Terinspirasi dari sabung ayam

Selain terinspirasi dari banyak hal yang dikagumi Sapto sejak lama, ternyata koleksi terbaru ini terinspirasi dari seni sabung ayam atau yang lebih dikenal cockfighting. Meski sebagian orang menganggap bahwa hal ini cukup kontroversial, namun Sapto menilai bahwa seni sabung ayam ini sangat menarik secara visual.
“Saat ini, di Bali tanding sabung ayam sudah dianggap ilegal, tapi terkadang masih dipertontonkan khusus dalam konteks spiritual, ”tambahnya.
Sapto Djojokartiko Rilis Koleksi Terbaru, Terinspirasi dari Sabung Ayam (15125)
Koleksi Terbaru Sapto Djojokartiko Foto: Sapto Djojokartiko
Dalam koleksi ini, ‘sabung ayam’ dan keranjang anyaman diterjemahkan ke dalam detail cross stitching yang seluruhnya terbuat dari kain organza. Cross stitching sendiri dibuat secara manual dengan tangan dan terinspirasi dari bentuk tenunan keranjang serta teknik tambal sulam, sulaman berbentuk ayam jago, pola acak yang dinamis dan guratan yang menyerupai sapuan kuas. Selain itu, palet cerah yang dapat ditemui dikoleksi ini juga terinspirasi oleh lukisan sabung ayam.
Sapto Djojokartiko Rilis Koleksi Terbaru, Terinspirasi dari Sabung Ayam (15126)
Koleksi Terbaru Sapto Djojokartiko Foto: Sapto Djojokartiko
Selain koleksi busana, Sapto juga menghadirkan aksesori yang praktis dan fungsional dengan tema yang sama. Mulai dari dompet bersulam multifungsi, tas selempang, selendang berbulu, tas maxi tote, anting mutiara dengan gaya barok berbalut teknik macramé, hingga sandal dan selop dengan anyaman rafia dan bentuk bordir yang menyerupai keranjang anyaman.
ADVERTISEMENT
“Saya tahu bahwa masyarakat akan segera beradaptasi dan menyesuaikan diri dengan kebiasaan baru. Semoga kedepannya, film pendek ini bisa menjadi kenang-kenangan bagi saya dan semua orang yang terlibat saat kita semua harus berjuang untuk bertahan hidup,” tutup Sapto Djojokartiko.
----
(Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona)