She Inspires Award Sherina Munaf: Jadi Role Model untuk Gaya Hidup Taat Prokes
·waktu baca 5 menit

Siang itu, Sherina Munaf menyapa kami dengan penuh keramahan. Sherina datang mengenakan pakaian serba hitam dengan rambut yang dibiarkan tergerai apa adanya. Tak lupa, ia juga mengenakan masker hitam yang senada dengan pakaiannya. Meski wajahnya tertutup masker, namun kami bisa melihat kehangatan Sherina dari sorotan matanya.
“Hai, salam kenal!,” sapa Sherina dengan hangat ketika kami bertemu pertama kali dengan dia.
Sherina merupakan salah satu figur publik yang cukup aktif di media sosial. Ia kerap menggunakan platform media sosialnya untuk menyuarakan isu-isu seputar lingkungan, sosial, hingga perempuan.
Selama pandemi COVID-19, penyanyi berusia 31 tahun itu juga memanfaatkan platform media sosial pribadinya untuk melakukan kampanye positif dan mengajak masyarakat agar terus memperhatikan protokol kesehatan, serta menyampaikan edukasi terkait pandemi. Hal ini juga sering Sherina perlihatkan melalui gaya hidup dan aktivitas yang dilakukan, sehingga menjadi contoh baik bagi masyarakat dan followers di berbagai platform.
Karena peran dan kontribusinya dalam penanganan COVID-19 di Indonesia khususnya terkait Social & Community Action, kumparanWOMAN pun memberikan penghargaan She Inspires Award kepada Sherina Munaf. She Inspires Award sendiri salah satu rangkaian acara dalam program tahunan, My Mom My Inspiration 2021. Ini juga merupakan penghargaan khusus yang diberikan kepada perempuan Indonesia, karena peran dan kontribusi dalam membantu masyarakat serta komunitas selama pandemi COVID-19.
Dalam sesi wawancara eksklusif bersama kumparanWOMAN pada akhir November lalu, Sherina pun berbagi cerita soal motivasi dan alasan yang mendorongnya untuk terjun mengambil peran dalam mengatasi kondisi pandemi ini.
Berawal dari kesal karena banyak disinformasi soal COVID-19
Sebagai selebriti yang memiliki pengaruh yang besar terutama di media sosial, Sherina sering memanfaatkan platform-nya untuk melakukan kampanye positif dan menyampaikan edukasi terkait pandemi.
Di Twitter misalnya, mantan aktris cilik itu kerap mengajak masyarakat untuk terus memperhatikan protokol kesehatan (prokes). Tak hanya itu, ia juga pernah mengajak masyarakat untuk mendahulukan vaksin dosis ketiga untuk tenaga kesehatan.
Sherina mengaku bahwa ia sudah concern dengan isu ini sejak awal pandemi COVID-19 melanda dunia. Kala itu, ia kesal dengan banyaknya disinformasi terkait COVID-19. Dari sanalah, Sherina pun turun ke media sosial untuk mengedukasi orang-orang di sekitar agar tidak mudah percaya dengan berita atau informasi yang kebenarannya belum terbukti.
“Aku sangat concern dengan isu ini karena banyaknya disinformasi terkait COVID-19. Disinformasi ini tak hanya dilihat di media sosial, tetapi kadang-kadang juga kita temui di keluarga atau teman sendiri. Jadi, aku merasa bahwa kita harus bantu satu sama lain, dan supaya ini cepat selesai sehingga kita bisa kembali ke kehidupan normal,” paparnya.
Platformnya jadi wadah diskusi
Selain karena banyaknya disinformasi, hal lain yang mendorong Sherina untuk aktif menyuarakan isu ini adalah karena melihat banyak orang yang kerap menyepelekan prokes dan mendahulukan egonya dibanding keselamatan bersama.
“Aku sebenarnya tidak terlalu suka ngomong di depan publik. Tapi kemarin-kemarin itu sudah seperti enggak mungkin lagi aku diam. Aku kesal karena melihat orang-orang yang menghambat kerja keras semuanya. Karena ini, ibaratnya seperti tugas kelompok, yang mengerjakan sendiri tapi yang lain seperti numpang bahkan menyusahkan,” tegas Sherina.
Dari sanalah, Sherina pun aktif memberikan suara terhadap kondisi pandemi dan mengajak masyarakat untuk terus memperhatikan prokes di media sosialnya. Bahkan pada September 2020 lalu, Sherina juga pernah menyadarkan publik akan bahaya corona dan meminta publik agar tak mudah percaya dengan teori konspirasi yang berkaitan dengan penyakit itu.
Tak disangka, pendapat yang sering diutarakan oleh Sherina di platform media sosialnya itu kerap memancing sejumlah warganet untuk berdiskusi soal COVID-19.
“Kalau memang faktanya seperti itu aku senang sekali, karena memang yang diperlukan itu kan informasi yang tepat dan base on evidence. Itu kan yang kita inginkan. Jadi, kalaupun aku jadi samsak sementara tidak apa-apa, mungkin ada orang yang enggak tahu tapi jadi tahu (setelah baca postingan aku),” ungkap aktris yang dikenal berkat membintangi film Petualangan Sherina itu.
Protokol kesehatan adalah kunci
Ajakan agar masyarakat terus memperhatikan protokol kesehatan yang sering Sherina gaungkan di media sosial rupanya tak hanya sebatas ajakan semata. Ia juga sering mengimplementasikan hal itu dalam gaya hidup hingga kesehariannya. Misalnya, saat melangsungkan pernikahan pada November 2020 lalu, Sherina dan sang suami, menggelar pernikahan sederhana di rumah yang dilengkapi serangkaian protokol kesehatan ketat; seperti membatasi tamu yang hadir, memakai masker selama acara, hingga menjalankan tes swab PCR untuk memastikan yang datang dalam kondisi yang sehat.
“Setiap orang itu pasti memiliki prokes masing-masing. Tergantung orang melihat prokesnya gimana. Kalau aku sih yang umum dan sangat logis, kayak misalnya kalau bisa pake masker terus, lalu juga melimitasi kontak,” jelasnya.
Selain itu, saat melakukan pekerjaan, Sherina juga selalu berusaha memaksimalkan protokol kesehatan untuk mengurangi risiko penularan. “Saat melakukan pekerjaan beberapa orang kerap membelok-belokkan prokes, tapi kalau aku enggak bisa. Aku tidak mau mengambil risiko sama sekali,” tegas Sherina Munaf.
“Cara ini aku lakukan, karena aku tidak ingin menyesal suatu hari nanti, ketika misalnya aku positif COVID-19, terus aku takut banget di mana aku menularkannya,” tambahnya.
Bersyukur punya partner yang sefrekuensi
Di samping hal itu, Sherina sendiri merasa bersyukur karena selama ini ia selalu di kelilingi oleh orang-orang yang sepemikiran. Bahkan, ia juga merasa beruntung karena pasangannya memiliki concern yang sama terkait isu COVID-19 dan protokol kesehatan.
“Aku sangat beruntung karena dikelilingi oleh orang-orang yang satu frekuensi sama aku. Jadi aku bisa merasa aman untuk dia, dan dia juga merasa aman dengan aku,” kata istri Baskara Mahendra itu.
Sherina menyebut bahwa ia akan terus menyuarakan isu ini. Namun, ia mengaku bahwa aksinya itu tidak seberapa dibanding mereka-mereka yang berada di garda terdepan; seperti tenaga kesehatan, dokter, hingga driver ojek online.
“Mereka memiliki kontribusi yang besar agar kehidupan ini tetap berjalan. Karena itu, aku mau memberikan kredit ini kepada mereka semua. Terima kasih sudah membantu kami. Dengan menyelamatkan nyawa kami, kamu juga menyelamatkan orang di sekitar kamu,” pungkas Sherina mengakhiri obrolan.
--------------------------------------
Simak kisah inspiratif dari She Inspires Award dan artikel menarik lainnya dalam rangkaian program My Mom My Inspiration 2021.

