Sosok Perempuan Muslim Pertama yang Jadi Gubernur di Thailand

24 November 2022 13:18
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Sosok Pateemoh Sadeeyamu (tengah), gubernur perempuan pertama yang beragama muslim di Thailand. Foto: Dok. Prov Univ Malaysia Kelantan
zoom-in-whitePerbesar
Sosok Pateemoh Sadeeyamu (tengah), gubernur perempuan pertama yang beragama muslim di Thailand. Foto: Dok. Prov Univ Malaysia Kelantan
ADVERTISEMENT
Ladies, Thailand mencetak sejarah baru lho. Negara yang mayoritas warganya beragama Budha ini menunjuk gubernur perempuan pertama yang beragama Islam.
ADVERTISEMENT
Pateemoh Sadeeyamu menjadi sosok perempuan Muslim yang dipercaya untuk menjabat sebagai gubernur di Provinsi Pattani, daerah selatan Thailand. Mengutip Bangkok Post, penunjukan Pateemoh Sadeeyamu sebagai gubernur telah disetujui oleh kabinet pemerintah setempat pada Selasa (15/11).
Perempuan berusia 57 tahun ini merupakan warga asli Yala. Ia telah bekerja di Kementerian Dalam Negeri setempat selama 29 tahun. Sebelum diangkat menjadi gubernur, Pateemoh menjabat sebagai direktur kantor administrasi pusat dari Pusat Administrasi Provinsi Perbatasan Selatan.
Setelah itu, ia naik jabatan menjadi asisten gubernur provinsi Phatthalung. Ia sempat menjadi wakil gubernur Narathiwat hingga kemudian berhasil menduduki jabatan sebagai Gubernur Pattani.
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Pateemoh Sadeeyamu (tengah) Gubernur perempuan pertama yang beragama muslim di Thailand. Foto: Facebook/Aziz Latif
zoom-in-whitePerbesar
Pateemoh Sadeeyamu (tengah) Gubernur perempuan pertama yang beragama muslim di Thailand. Foto: Facebook/Aziz Latif
Kabar ini pun lantas disambut bahagia oleh masyarakat, terutama di tiga provinsi yang didominasi Muslim, yakni daerah Pattani, Yala dan Narathiwat. Penunjukkan Pateemoh sebagai gubernur dianggap sebagai tanda positif untuk keamanan dan pembangunan di daerah selatan Thailand.
ADVERTISEMENT
Masyarakat di provinsi perbatasan selatan akrab dengan Pateemoh. Mereka juga sangat puas dan terkesan dengan kinerja Pateemoh selama bekerja menjadi pelayan publik.
“Kabar ini adalah kemajuan yang sangat besar. Menjadi seorang Muslim dan seorang perempuan memiliki banyak tantangan dalam politik Thailand,” kata Yasmin Sattar, Wakil Dekan Akademik di Academic, Research and Foreign Affairs di Prince of Songkla University.
Empat provinsi selatan Thailand, yakni Pattani, Yala, Narathiwat, dan Songkla merupakan daerah yang sering terjadi konflik sejak beberapa dekade terkait etnis dan agama. Dengan terpilihnya Pateemoh bisa menjadi pertanda baik bahwa konflik tersebut akan segera mereda.