Woman
·
6 Mei 2021 13:36

Unggah Video Joget di Depan Masjid, 4 Perempuan Ini Buat Muslim Rusia Marah

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Unggah Video Joget di Depan Masjid, 4 Perempuan Ini Buat Muslim Rusia Marah (117030)
Masjid Kul Sharif di Kazan, Rusia Foto: Shutter Stock
Belum lama ini sebuah video yang menampilkan beberapa perempuan tengah berolahraga jadi viral di Rusia. Video itu bahkan menuai kontroversi karena diambil di depan sebuah masjid, saat umat muslim tengah menjalankan ibadah puasa di bulan suci Ramadhan.
ADVERTISEMENT
Video yang diunggah di media sosial Rusia, VKontakte, itu awalnya menampilkan pemandangan empat perempuan yang sedang melakukan peregangan ringan di area dekat masjid Kul-Sharif. Setelah itu, keempat perempuan yang mengenakan pakaian olahraga ketat itu melakukan gerakan-gerakan yang dianggap kurang pantas serta provokatif.
Menurut Daily Star, keempat perempuan itu dilaporkan berprofesi sebagai atlet dan akan berpartisipasi dalam acara maraton Third Capital di kota Kazan, Rusia. Selain itu, video tersebut juga kini sudah dihapus dari jejaring media sosial VKontakte.
Unggah Video Joget di Depan Masjid, 4 Perempuan Ini Buat Muslim Rusia Marah (117031)
4 Perempuan Rusia Bikin Kontroversi usai Olahraga di Depan Masjid Foto: Twitter @vlentach
Meski sudah dihapus, namun video itu sempat viral dan menimbulkan kritik dan keresahan bagi sebagian umat muslim di Rusia. Beberapa muslim Rusia mengaku kesal karena video itu diunggah di bulan suci Ramadhan. Sementara lainnya menyebut bahwa video ini sangat provokatif dan menyinggung, karena menampilkan gerakan dari belakang dengan busana ketat, padahal bangunan masjid terlihat jelas di dalam video.
ADVERTISEMENT
“Ini tidak bisa diterima. Saya pikir ini aksi yang provokatif. Kami tidak mendukung sikap seperti ini,” ujar Ketua Mufti di Tatarstan, Rafik Mukhametshin, kepada situs berita lokal PDM News.
Setelah ditelusuri, rupanya video itu diunggah pada 3 Mei lalu oleh salah satu pelari bernama Ekaterina di jejaring VKontakte. Dalam sebuah wawancara, ia mengatakan bahwa dirinya tidak sadar bahwa video tersebut akan menimbulkan kemarahan dari umat muslim yang tinggal di sana.
Ekaterina juga mengaku tidak bermaksud untuk menyinggung dan pemilihan latar belakang masjid hanyalah kebetulan. “Kami tidak berniat buruk apa pun dan aku tidak pernah ingin menyinggung siapa pun,” demikian ujar Ekaterina.