Pencarian populer
USER STORY
3 Juni 2018 18:17 WIB
..
..
Politik

Apakah Masyarakat Indonesia Sudah menjadi Masyarakat Yang Pancasila?

: Fikri Haldi ( Sekretaris Umum Garda Nkri Sumatera Barat)

Siapa yang tidak mengenal pancasila? Tujuh puluh tiga tahun yang lalu tepatnya tanggal 1 Juni 1945, Pancasila dicetuskan oleh Presiden Soekarno dalam sidang BPUPKI ( Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan), dan menjadi suatu ideology yang di pegang erat bangsa indonesia, tidak itu saja Pancasila menjadi dasar Negara yang dicantumkan dalam UUD 1945 Alinea IV, tentu sudah menjadi kewajiban bagi kita masyrakat Indonesia menjunjung tinggi pancasila, Pertnyaannya apakah kita sudah menjadi manusia yang pancasila? Seberapa paham memahami nilai-nilai pancasila dan menjadikan acuan pedoman dalam berprilaku sehari-hari?.

Bangsa ini dengan penuh kebanggaan menerima pancasila sebagai panduam hidup bernegara dan berbangsa, serta acuan untuk membangun persatuan dan kesatuan, Pada hakikatnya Pancasila merupakan ideology terbuka, artinya pancasila memberikan kebebasan setiap masyarakat untuk bertindak dan keberadaan mampu disesuaikan dengan keadaan zaman, Nilai-nilai yang terkandung dalam pancasila sangat efektif membangun bangsa, bahkan bertahan hingga saat ini disebabapkan masih ada yang mengamalkan pancasila,

Kita tidak perlu meragukan dan memperdebatkan lagi, apakah pantas atau tidak pantasnya pancasila menjadi dasar dan Ideology Negara Republik Indonesia, karna sudah tujuh puluh tiga tahun lamanya, bangsa ini berpedoman dan mengamalkan pacasila, yang kita ragukan apakah kita sudah menjadi manusia yang pancasila? Tentu pertanyaan ini harus kita renungkan bersama, karna di akhir-akhir ini persatuan dan kesatuan mulai terdegradasi, masalah Agama dan suku kembali di persoalkan dan membuat keadaan menjadi tegang dan menakutkan.

SPIRIT NILAI-NILAI PANCASILA

Hilangnya semangat nilai-nilai pancasila, semakin membuat masalah baru bagi bangsa ini, semangat yang selama ini menjadi kebanggan Negara terhadap dunia mulai tersorot, akan kerapuhan persatuan dan kesatuan, saling caci maki mulai menggema, tentu Ketenggan ini harus dipandang sebagai penyakit yang menyerang saraf pancasila, hilangnya pemahaman akan persatuan dan kesatuan akan berdampak buruk, bagi sesama warga negara.

Jika kelalaian akan pemahaman pancasila ini kita teruskan, bisa kita bayangkan apa yang akan terjadi dalam beberapa puluh tahun kedepan, mungkin saja hanya sebuah kenangan dan tidak Indonesia menjadi Negara tanpa aturan, tanpa etika, dan di penuhi para pemberontak

Pancasila merupakan perpaduan, nilai-nilai yang tumbuh berkembang dalam masyarakat Indonesia , Pancasila bukan sebatas hafalan, melainkan sebuah pemahaman dan ditanamkan dari dalam hati, pacasila sebagai pedoman kehidupan sehari-hari dan menjadi suatu landasan ideal bagi warga Negara Indonesia.

MEMACU SEMANGAT PANCASILA,

1 Juni seharusnya bukanlah sekedar seremoni ritual , pancasila adalah dasar Negara dan spirit dari nilai-nilai dasar bangsa yang harus terwujud dalam kehidupan sehari-hari, pancasila bukanlah sekedar sebuah ideology yang menggantungkan cita-cita manusia melainkan cita-cita universal memiliki makna filosofi dari segala aspek kesejahteraan,

Di era keterbukaan informasi seperti sekarang, nilai-nilai pancasila seolah makin tenggelam dengan iruk pikuk dunia mileneal, generasi muda mengahadapi tantangan semakin kehilangan akan identitas bangsa dan menjauh dari nilai budaya, oleh sebab itulah pancasila dibutuhkan sebagai penguat wawasan kebangsaan

Sebagai generasi muda, dan sebagai masa depan Negara ini, hendaknya kita mengambil andil penting dalam merumuskan masa depan bangsa ini, mengembalikan semangat pancasila, dengan berdiskusi dan menjalankannya dalam kehidupan sehari-hari kita, agar seluruh kita sadar bahwa pancasila berakar dari dialegtika kehidupan rakyat Indonesia, dan satu lagi pancasila hanya dikatakam sakti jika semua sila yang ada pada pancasila di terapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Tulisan ini adalah kiriman dari user, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: web: