• 1

USER STORY

Desa Korea di Indonesia

Desa Korea di Indonesia


Ilustrasi Desa

Ilustrasi Desa. (Foto: Pixabay - @For_the_people)
Pernah dengar bahasa Cia-cia? Bahasa ini digunakan oleh masyarakat di sekitar Kota Bau-Bau, yang terletak di selatan Pulau Buton, tenggara dari Pulau Sulawesi. Sejak tahun 2009, bahasa Cia-cia secara resmi menggunakan tulisan Hangul sebagai sistem penulisannya.
Seperti yang selama ini kita kenal, Hangul merupakan sistem penulisan yang digunakan masyarakat di negara Korea. Penggunaan sistem penulisan dengan huruf Hangul ini juga sudah disetujui oleh pemerintah Kota Bau-Bau. Sebelumnya, bahasa Cia-cia menggunakan sejenis abjad Arab yang tidak menggunakan tanda sebagai penanda huruf vokal atau yang juga disebut Gundul.
Pembeda Hangul Korea dan Hangul yang digunakan pada bahasa Cia-cia yaitu adanya tambahan huruf v (ㅸ) sebagai huruf konsonan. Di samping itu, huruf vokal pada Hangul Cia-cia lebih sedikit dibanding Hangul Korea. Pada Hangul Cia-cia hanya terdapat huruf vokal “a”, “i”, “u”, “e”, dan “o.” Penyebaran tulisan Hangul dilakukan berdasarkan buku teks panduan yang ditulis oleh Persatuan Hunminjeongeum, sebuah institut yang selama bertahun-tahun telah membantu menyebarluaskan penggunaan huruf Hangul kepada masyarakat minoritas yang tidak memiliki sistem penulisan sendiri.

SainsLampu EdisonBahasaUnik

presentation
500

Baca Lainnya