Pencarian populer

Fakta-fakta Menarik tentang Orang Kembar yang Kamu Tidak Tahu

Kebanyakan orang kembar sangatlah mirip. Wajah mereka mirip, cara bicara mereka mirip, dan cara berjalan mereka juga mirip. Jika yang satu sakit, yang lain ikutan sakit. Namun dibalik kemiripan mereka, orang kembar menyimpan fakta yang lebih banyak dari itu. Berikut adalah fakta-fakta menarik tentang orang kembar yang mungkin tidak kamu ketahui.

Bayi kembar. Sumber gambar: Wikimedia Commons.

Mereka mirip tapi tidak sama

Meskipun memiliki DNA yang sama dan juga berkembang secara bersama-sama di dalam rahim, orang kembar memiliki sidik jari dan pusar yang berbeda. Setelah lahir, tumbuh kembang mereka juga tidak tergantung pada saudaranya.

Hal lainnya yang tidak sama adalah bau tubuh alami dari orang kembar. Kepolisian Republik Ceko pernah melakukan uji coba terhadap anjing dinas mereka untuk mengetahui apakah anjing dapat membedakan bau orang kembar. Saintis mengambil sampel bau dari dua pasang orang kembar identik dan dua pasang orang kembar tidak identik yang memiliki jenis kelamin yang sama. Orang-orang kembar tersebut dibariskan dan anjing polisi harus menentukan bau yang disodorkan berasal dari orang kembar yang mana. Hasilnya, anjing tersebut mampu membedakan bau orang kembar dengan benar.

Ada yang kembar seperti cermin

Sekitar 25% dari total orang kembar di dunia tumbuh dan berkembang seperti cermin terhadap saudaranya. Pada kasus ini, telur biasanya terpisah sekitar satu sampai dua minggu setelah pembuahan dan mereka berhadap-hadapan yang membuat mereka terlihat seperti cermin.

Jika yang satu memiliki tangan kanan sebagai tangan dominan, maka saudara kembarnya akan kidal. Selain itu pusaran rambut di kepala mereka juga memiliki arah yang berbeda dan mereka dapat memiliki tanda lahir yang posisinya berlawanan satu sama lain. Dalam kasus ekstrim, organ bagian dalam mereka bahkan ada dalam posisi yang berlawanan.

Kasus kelahiran anak kembar semakin banyak

Kelahiran anak kembar semakin umum di abad ke-21. Antara tahun 1980 sampai 2003, kelahiran anak kembar meningkat sampai 75%. Awalnya, obat kesuburan diduga sebagai penyebab meningkatnya kasus ini. Namun, sebuah penelitian yang dilakukan pada tahun 2006 oleh Dr. Gary Steinman dari Long Island Jewish Medical Center menunjukkan bahwa perempuan yang meminum susu sapi memiliki kemungkinan mengandung anak kembar lima kali lebih besar dibandingkan mereka yang tidak minum susu sapi.

Mengapa susu sapi? Steinman berargumen bahwa perempuan yang meminum susu sapi memiliki hormon pertumbuhan IGF yang lebih besar. Hormon ini digunakan oleh peternak untuk menstimulasi produksi susu pada sapi. Hormon yang masuk ke dalam tubuh perempuan ini meningkatkan kemungkinan pelepasan dua telur pada waktu yang sama sehingga meningkatkan pula kemungkinan terbentuknya bayi kembar.

Orang kembar yang berlipat ganda

Secara genetik, sebagian perempuan cenderung melakukan ovulasi secara berlebihan yang dapat meningkatkan kemungkinan terjadinya bayi kembar. Ovulasi yang berlebihan ini dapat diturunkan sehingga ada keluarga atau suatu daerah yang memiliki pasangan kembar yang sangat banyak.

Secara global, rata-rata kelahiran anak kembar adalah 4 pasang dari 1000 kelahiran. Negara Benin di Afrika memegang rekor sebagai pemilik laju kelahiran anak kembar tertinggi di dunia dengan rata-rata 27 pasang anak kembar dari 1000 kelahiran. Sementara Nigeria, tetangga Benin memiliki 19 pasang anak kembar dari 1000 kelahiran. Dua negara tersebut adalah rumah dari suku Yoruba yang terkenal karena banyaknya orang kembar dalam populasi mereka. Meskipun para saintis masih berusaha memahami alasan di balik kasus ini, orang-orang percaya bahwa pola makan dan genetik memegang peran besar dalam kelahiran anak kembar.

Ibu anak kembar hidup lebih lama

Berdasarkan data yang direkam oleh pemerintah Utah, AS dari tahun 1800an sampai 1970an, peneliti mengungkapkan bahwa ibu yang memiliki anak kembar cenderung hidup lebih lama daripada mereka yang tidak memiliki anak kembar. Hipotesis studi tersebut adalah perempuan yang memiliki anak kembar memiliki gen alami yang lebih kuat yang berkontribusi terhadap panjangnya hidup mereka. Memiliki anak kembar bukanlah penyebabnya, namun merupakan bukti kekuatan gen mereka yang disalurkan dua kali lipat lebih cepat.

Tulisan ini adalah kiriman dari user, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.57