kumparan
5 Sep 2019 16:57 WIB

Salurkan Aspirasi Penyandang Thalassemia Melalui POPTI

Ketua Harian POPTI Cabang Lampung, Fajar Sidik (kiri) dan Sekretaris POPTI Cabang Lampung, Ning Sunarya (kanan) saat diwawancarai Lampung Geh, Rabu malam (4/9) | Foto : Dimas Prasetyo/Lampung Geh
Lampung Geh, Bandar Lampung - Bagi para penyandang thalassemia bisa menyalurkan aspirasi melaui Perhimpunan Orang Tua Penyandang Thalassemia Indonesia (POPTI) yang ada di berbagai daerah di Indonesia.
ADVERTISEMENT
Menurut Ketua Harian POPTI Cabang Lampung, Fajar Sidik (50) bahwa POPTI ini suatu perhimpunan sebagai wadah aspirasi bagi para penyandang thalassemia.
"POPTI ini gunanya untuk menjembatani antara orang tua thalassemia dengan pihak-pihak terkait yang ada hubungannya dengan kita sebagai POPTI-nya," katanya saat ditemui Lampung Geh, Rabu (4/9).
POPTI sudah tersebar di berbagai daerah di Indonesia dan saat ini POPTI berpusat di Jakarta. Sedangkan untuk di Provinsi Lampung, POPTI memiliki 2 cabang.
"Kalau di daerah itu namanya POPTI Cabang, kebetulan di Lampung ada 2 cabang yaitu Cabang Bandar Lampung dan Cabang Lampung Selatan," paparnya.
Fajar sedikit menjelaskan, bahwa thalassemia itu merupakan salah satu penyakit tidak menular yang diturunkan oleh kedua orang tua.
ADVERTISEMENT
"Jadi ini penyakit kelainan darah karena pembentukan sel darahnya tidak sempurna. Setiap penyandang thalassemia terutama mayor itu setiap bulan harus melakukan transfusi darah," jelasnya.
Thalasemia sendiri terbagi dalam 3 jenis yaitu, thalassemia karir atau minor, thalassemia intermedia, dan thalassemia mayor.
"Untuk thalassemia karir tidak perlu transfusi darah. Kalau thalassemia intermedia itu bisa 4-6 bulan sekali transfusi darahnya, sedangkan untuk thalassemia mayor karena HB-nya terlalu rendah sehingga harus transfusi darah setiap bulan," urai Fajar.
Jika pada manusia normal, usia darah akan bertahan selama 120 hari dan ketika usia darah habis secara otomatis akan membentuk sel darah baru. Namun hal itu tidak terjadi untuk penyandang thalassemia khususnya jenis mayor, usia darah tergolong cepat hanya 20-40 hari saja dan ketika usia darah habis tidak akan membentuk sel darah baru.
ADVERTISEMENT
"Maka mereka harus melakukan transfusi darah setiap bulan," ujar pria tersebut.
Gejala thalassemia itu biasanya diawali dengan kondisi badan yang pucat dan lemas. Tetapi untuk mengetahui secara rinci, para penyandang harus mengecek HB darah ke dokter.
Video
"Jadi kalau ditanya gejalanya mulai kapan kita tidak bisa menentukan. Gejala thalassemia penyandang ini ada yang dari umur 3 bulan sudah merasakan gejala, ada yang ketika berumur 4 tahun baru kerasa. Itu tidak sama semuanya," ungkapnya.
Jika sepasang kekasih memiliki penyakit thalassemia karir (minor) dan menikah, maka keturunannya biasanya akan membawa gen dari kedua orang tua menjadi penyandang thalassemia mayor.
"Secara medis thalassemia ini tidak dapat disembuhkan tapi bisa dicegah, itu pencegahannya dengan melakukan pemeriksaan darah sebelum menikah. Jika ada sepasang kekasih sama-sama thalassemia karir, maka lebih baik dibatalkan pernikahannya dari pada melahirkan anak penyandang thalassemia mayor," imbau Fajar.
ADVERTISEMENT
Menurut data yang Ia himpun, penyandang thalassemia di Provinsi Lampung jumlahnya sudah mendekati 300 orang. Sedangkan untuk data yang saat ini rutin melakukan transfusi darah di Kota Bandar Lampung sekitar 160 orang.
"Maka dari itu kami (POPTI) sebagai wadah sebagai sarana untuk menyampaikan aspirasi permasalahan yang dihadapi para penyandang thalassemia dengan pihak-pihak terkait," katanya.
Fajar bersyukur jika POPTI Cabang Bandar Lampung sudah memiliki rumah singgah thalassemia yang berlokasi di Jalan Onta, Gang Onta 5, Kelurahan Sukamenanti Baru, Kecamatan Kedaton, Bandar Lampung.
Rumah Singgah POPTI Cabang Bandar Lampung saat dikunjungi tim Lampung Geh, Rabu malam (4/9) | Foto : Dimas Prasetyo/Lampung Geh
"Rumah singgah ini kurang lebih sudah 3 tahun ada, ini dapat dukungan dari salah satu perusahaan yang selama ini menopang kita untuk kegiatan sosial ini. Fungsi rumah singgah ini untuk anggota kita dari luar daerah seperti Way Kanan, Tulang Bawang, Rawajitu, dan lainnya mau transfusi darah ke sini (Bandar Lampung). Jadi ini tempat istirahatnya sekaligus sekretariat POPTI-nya," beber dia.
ADVERTISEMENT
Selaku Ketua Harian POPTI Cabang Lampung, Fajar mengharapkan kepada masyarakat untuk lebih perduli kepada para penyandang thalassemia terutama jenis mayor.
"Kurang lebih setiap bulan ada 500 kantong darah yang kita butuhkan, untuk masyarakat selain dengan mendonorkan darah kami juga tidak menutup kemungkinan apabila ingin menyisihkan rezekinya untuk kegiatan penunjang dari POPTI bisa melalui rekening kami," pungkasnya.
Jika ingin menyalurkan sosial anda bisa melalui Bank Lampung dengan nomor rekening 391.03.04.03007.2 atas nama POPTI Lampung.
Untuk informasi lebih lanjut bisa menghubungi 0852-6826-3720 atau 0813-7915-2166.(*)
----
Laporan reporter Lampung Geh Obbie Fernando
Editor : Asa Nirwana
Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·