kumparan
29 Oktober 2019 17:59

Buka Rakor DRD, Gubernur Lampung Minta Dukung Program Pembangunan

63f58246-6cdd-4100-96df-ca58bdc5d0f6.jfif
Pembukaan Rakor Dewan Riset Daerah Lampung, Selasa (29/10) | Foto : Sidik Aryono/Lampung Geh
Lampung Geh, Bandar Lampung - Gubernur Lampung Arinal Djunaidi meminta Rapat Dewan Riset Daerah (DRD) serius dalam mendukung program pembangunan di Provinsi Lampung.
ADVERTISEMENT
Hal tersebut disampaikan Arinal saat memberikan sambutan pada Rapat Koordinasi (Rakor) DRD dan Anugerah Inovasi Daerah Provinsi Lampung 2019 di Ruang Rapat Pusiban Pemerintah Provinsi Lampung, Selasa (29/10)
"Saya sangat mengapresiasi adanya lomba anugerah inovasi daerah ini yang bertujuan memotivasi dan menumbuhkembangkan kreativitas para pelajar, peneliti dan masyarakat di Provinsi Lampung. Namun, mengingat Provinsi Lampung yang memiliki begitu banyak potensi baik di sektor pertanian, peternakan, maupun sumber daya alam lainnya, maka kita harus lebih meningkatkan dan mengubah cakrawala, serta kebijakan, bagaimana kita mampu melakukan suatu inovasi untuk kepentingan rakyat Lampung," ujar Arinal.
Arinal juga menjelaskan UU No 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah yang tercantum pada Pasal 209 menyebutkan bahwa pembentukan badan daerah untuk melaksanakan fungsi penunjang urusan pemerintahan yang meliputi perencanaan, keuangan, kepegawaian dan pendidikan, serta pelatihan dan penelitian pengembangan. Pada pasal lainnya menyebutkan Badan Penelitian dan Pengembangan juga berfungsi sebagai salah satu instrumen pembinaan penyelenggaraan pemerintahan daerah serta inovasi untuk pembangunan daerah.
ADVERTISEMENT
“Dalam rangka peningkatan kinerja penyelenggaraan pemerintahan maka pemerintah daerah setempat dapat melakukan inovasi pada semua bentuk pembaharuan guna mendukung kinerja pemerintah daerah. Inovasi yang berupa proses, mekanisme ataupun produk didapat dari hasil kelitbangan yang dilakukan oleh pemerintah daerah dalam rangka menumbuhkankembangkan pemanfaatan, pengembangan inovasi, ilmu pengetahuan dan teknologi agar serasi mampu bersaing, berdaya guna dan berhasil guna,” jelasnya
Arinal melanjutkan bahwa DRD diharapkan dapat mendukung Pemerintah Provinsi Lampung dalam merumuskan arah prioritas dan kerangka kebijakan bidang penelitian, pengembangan, penerapan ilmu teknologi yang nantinya akan dijadikan sebagai dasar penerapan kebijakan di daerah pada masing-masing satuan kerja.
Sementara Ketua DRD Lampung, Hasriadi Mat Akin mengatakan bahwasannya DRD memberikan kajian tentang berbagai potensi daerah yang ada di Lampung.
ADVERTISEMENT
"Lampung memiliki produksi pertanian cukup besar, casava atau singkong 66%, jagung menduduki posisi ketiga se-Indonesia, belum lagi kopi dan lainnya. Potensi-potensi ini nantinya dapat dioptimalkan sebagai modal meningkatkan taraf hidup masyarakat Lampung," kata Hasriadi Mat Akin.
Hasriadi Mat Akin menambahkan bahwa keterpaduan antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah sangat diharapkan untuk membangun sistem inovasi daerah, sehingga potensi alam yang demikian besar dapat menjadi nilai tambah yang dapat mengangkat perekonomian Lampung.
"Semoga ini menjadi titik awal untuk kerjasama dan bersinergi antara DRD dan DRN yang kelak menghasilkan suatu inovasi daerah yang mampu mengangkat perekonomian daerah," jelasnya.
2ef7e428-4dbd-401b-82b9-5fc9fc99476b.jfif
Penandatanganan MoU antara Pemprov Lampung dengan PTN dan PTS di Lampung, Selasa (29/10) | Foto : Sidik Aryono/Lampung Geh
Dalam Rakor tersebut juga dilakukan penandatanganan MoU antara Pergutuan Tinggi Negeri (PTN, Perguruan Tinggi Swasta (PTS) dengan Pemerintah Provinsi Lampung sebagai kesepakatan dukungan terhadap program pembangunan Provinsi Lampung. Adapun pihak PTN dan PTS yang hadir dari Universitas Lampung (Unila), Universitas Islam Negeri Radin Intan Lampung (UIN RIL), Universitas Bandar Lampung (UBL), Institut Teknologi Sumatera (Itera) Universitas Mitra Indonesia (Umitra) Institut Bisnis dan Informatika (IBI) Darmajaya, Universitas Tulang Bawang (UTB), Universitas Sang Bumi Ruwai Jurai (Saburai), Politeknik Negeri Lampung (Polinela), Universitas Muhammadiyah Lampung (UML), Universitas Teknokrat Indonesia (UTI), dan Universitas Malahayati.
33b225bb-47ae-471f-ab1f-ec3220e0fa8b.jfif
Penyerahan hadiah kepada pemenang lomba kategori peneliti, Selasa (29/10) | Foto : Sidik Aryono/Lampung Geh
Selain penandatanganan MoU, Gubernur Lampung menyerahkan penghargaan kepada pemenang lomba anugerah inovasi daerah Provinsi Lampung tahun 2019, yaitu untuk kategori peneliti, kategori umum, dan kategori pelajar.(*)
ADVERTISEMENT
Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab publisher. Laporkan tulisan