Cekcok Orderan, Driver Ojol Dipukul Karyawan Mixue Ice Cream & Tea di Lampung

Konten Media Partner
10 Agustus 2022 13:30
·
waktu baca 3 menit
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Karyawan Mixue Ice Cream & Tea diduga memukul Drive ojek online di Bandar Lampung. | Foto: Ist
zoom-in-whitePerbesar
Karyawan Mixue Ice Cream & Tea diduga memukul Drive ojek online di Bandar Lampung. | Foto: Ist
ADVERTISEMENT
Lampung Geh, Bandar Lampung - Salah seorang driver ojek online di Bandar Lampung melaporkan Karyawan Mixue Ice Cream & Tea karena luka pukul yang dialaminya.
ADVERTISEMENT
Diketahui, driver ojol bernama Abdullah Sopian yang dipukul karyawan Mixue Ice Cream & Tea berinisial RF. Aksi pemukulan diduga karena cekcok orderan yang disiapkan lama.
Pemukulan tersebut terjadi di gerai Mixue Ice Cream & Tea di Jalan Sriwijaya, Enggal, Kecamatan Tanjung Karang Pusat, Bandar Lampung, Selasa (9/8).
Dalam keterangannya, Abdullah Sopian mengatakan kejadian itu berawal saat ia menerima orderan di Mixue Ice Cream dan hendak diantar ke terowongan Ramayana sekitar pukul 13.30 WIB.
"Saya mau ambil orderan dan posisi saat itu sepi cuma lima orang tapi kok orderan saya lama sekali tidak jadi-jadi," kata korban.
Tak kunjung dipanggil atas pesanannya, ia langsung menghampiri karyawan (RF) untuk menanyakan orderan tersebut.
"Saya tanya pesanan saya kok lama, si karyawan malah ngegas (marah-marah) sama saya, katanya kalau mau itu (orderan) nunggu sabar, padahal saya udah sabar dari tadi karena sudah menunggu lama," katanya.
ADVERTISEMENT
Menurutnya, karyawan (RF) malah marah dan mengajak dirinya ke luar toko. "Saya malah diajak berantem, begitu keluar toko, kepala saya dihantam pakai paving blok sebanyak dua kali dan kepala saya bocor terus bibir pecah hingga bonyok," terangnya.
Atas peristiwa itu, ia melaporkannya ke Polresta Bandar Lampung agar ditindaklanjuti dugaan penganiayaan yang dialaminya.
"Semoga ini bisa jadi pelajaran dan driver ojol tidak selalu diremehkan," terangnya.
Sementara itu, karyawan Mixue Ice Cream & Tea, Novalia (19) mengatakan alasan pesanan lama dikarenakan posisi toko memang sedang ramai orderan. Sedangkan, mesin es krim tetap butuh proses untuk langsung mencetak es krim.
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
"Tetapi khusus online via ojol lebih diutamakan agar tidak menunggu lama dan kami memberikan pesanan beliau tidak lama dan langsung kami dahulukan," katanya.
ADVERTISEMENT
Akan tetapi, setelah pesanan jadi dan diberikan, driver yang melaporkan karyawan itu malah menantang karyawan berinisial RF.
"Driver itu malah nanya kok lama dengan posisi gayanya yang menantang dan ngotot kepada teman kami (RF)," katanya.
Hingga berujung keributan dan berantem di luar toko. Menurutnya, Rafli memukul terlebih dahulu karena ingin menghindari bahaya.
"Karena takut dipukul duluan, teman kami Rafli langsung mukul," jelasnya.
Kepala toko Mixue Ice Cream & Tea, Dika (24) mengatakan akan mengevaluasi dan memberikan arahan kepada seluruh karyawan.
"Ke depannya kita akan briefing dan kasih arahan kepada karyawan untuk menyambut customer dengan baik," katanya.
Ilustrasi pemukulan. Foto: Dicky Adam Sidiq/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pemukulan. Foto: Dicky Adam Sidiq/kumparan
Ia juga berharap agar kedua belah pihak agar menempuh jalur damai saja dan tidak diproses hukum. "Kita ambil tengahnya aja, misalnya kalau kedua belah pihak ingin berdamai, ya silakan," pungkasnya.
ADVERTISEMENT
Sementara itu, Kasatreskrim Polresta Bandar Lampung, Kompol Dennis Arya Putra membenarkan pihaknya telah menerima laporan korban.
Menurutnya, dari kedua belah pihak ada niatan untuk berdamai atau diselesaikan di luar jalur hukum.
"Setelah dilakukan pemeriksaan dan interogasi, pihak pelaku (karyawan Mixue) memang punya niat ingin berdamai dan tidak melanjutkan ke proses hukum," kata Dennis saat dihubungi, Rabu (10/8). (*)
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020