Konten Media Partner

Efisiensi Anggaran Disdikbud Lampung, Layanan Pendidikan Tetap Prioritas

27 Februari 2025 21:52 WIB
·
waktu baca 1 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Kepala Disdikbud Lampung, Thomas Americo | Foto : Ek Febriani /Lampung Geh
zoom-in-whitePerbesar
Kepala Disdikbud Lampung, Thomas Americo | Foto : Ek Febriani /Lampung Geh
ADVERTISEMENT
Lampung Geh, Bandar Lampung – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung akan melakukan efisiensi anggaran sebesar Rp600 miliar dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2025.
ADVERTISEMENT
Kebijakan ini merujuk pada Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025 dan Keputusan Menteri Keuangan (KMK) Nomor 29 Tahun 2025 yang mengatur efisiensi serta efektivitas belanja daerah.
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Lampung melakukan efisiensi sebesar Rp14 miliar yang menyasar belanja operasional.
Kepala Disdikbud Lampung, Thomas Americo, menyebutkan bahwa pemangkasan ini tidak menyentuh program prioritas pendidikan.
“Yang kami efisiensi adalah dana rutin di kantor, seperti alat tulis kantor (ATK), rapat-rapat, perjalanan dinas, makan minum, bimbingan teknis (bimtek), workshop, sewa hotel, serta pengadaan peralatan rumah tangga,” kata Thomas saat diwawancarai, pada Kamis (27/2).
Ia mengatakan bahwa anggaran untuk pelayanan publik di bidang pendidikan tetap berjalan tanpa perubahan.
Thomas juga menyampaikan bahwa anggaran untuk konsumsi dan kegiatan seremonial yang dikurangi.
ADVERTISEMENT
“Kami hilangkan anggaran untuk sewa hotel, makan minum, serta pengadaan peralatan rumah tangga, termasuk kebutuhan cetak dan pembelian kertas,” lanjutnya.
Thomas menegaskan, bahwa efisiensi anggaran ini tidak berdampak pada layanan pendidikan.
“Kita pastikan pelayanan pendidikan tetap optimal,” pungkasnya. (Cha/Put)