kumparan
7 Mar 2019 19:09 WIB

Hari Raya Nyepi, Toleransi Umat Beragama Terasa Kental di Labuan Dalam

Suasana Hari Raya Nyepi 1941 Tahun Saka di wilayah Lingkungan 1, Kelurahan Labuhan Dalam, Kecamatan Tanjung Senang, Kota Bandar Lampung, Kamis (7/2) | Foto : Obbie Fernando/Lampung Geh
Lampung Geh, Bandar Lampung - Masih dalam perayaan Hari Raya Nyepi 1941 Tahun Saka, suasana di Lingkungan 1, Kelurahan Labuhan Dalam, Kecamatan Tanjung Senang, Kota Bandar Lampung sangat terasa kental dalam bertoleransi umat beragama.
ADVERTISEMENT
Menurut warga sekitar Aji Suwandi (64) mengatakan, sejak Rabu (6/3) kemarin umat Hindu di lingkungannya sudah mulai menyiapkan untuk memperingati Hari Raya Nyepi.
"Kemarin masang bunga dan sesajen taruh di tengah jalan. Mereka biasanya mulai nyepi dari pagi tadi sampe besok pagi," katanya saat ditemui Lampung Geh, Kamis sore (7/2).
Menurutnya, pada perayaan nyepi di Kelurahan Labuhan Dalam ini tidak ada pengamanan ekstra dari umat muslim maupun umat lainnya.
"Gak ada pecalang (petugas keamanan adat bali) sih dari kami, tapi kita saling jaga aja," ungkapnya.
Namun saat Hari Raya Idul Adha 1439 Hijriah pada Rabu 20 Agustus 2018 lalu, setidaknya ada 30 pecalang turut ikut mengamankan perayaan umat muslim tersebut.
ADVERTISEMENT
"Kita disini waktu ibadah Idul Adha kemarin, mereka keluar semua, mereka yang jagain. Parkir sama jalanan mereka yang jaga," kata dia.
Menurutnya, sebagai umat beragama sudah selayaknya untuk saling menghormati dan bertoleransi, dirinya juga ikut saling menjaga di lingkungannya pada Hari Raya Nyepi ini.
"Di Labuhan Dalam toleransi agamanya sangat bagus. Disini alhamdulilah aman," pungkasnya.(*)
---
Laporan reporter Lampung Geh Obbie Fernando
Editor : M Adita Putra
Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan