News
·
29 Juli 2021 13:41
·
waktu baca 1 menit

Keterangan Pihak Keluarga Terkait Wafatnya dr Didiek Arif Ketua IDI Pringsewu

Konten ini diproduksi oleh Lampung Geh
Keterangan Pihak Keluarga Terkait Wafatnya dr Didiek Arif Ketua IDI Pringsewu (83249)
searchPerbesar
Ilustrasi layanan kedokteran | Foto: Ist
Lampung Geh, Bandar Lampung - Pihak keluarga angkat bicara soal meninggalnya dr Didiek Arif yang merupakan ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) cabang Kabupaten Pringsewu, Kamis (29/7).
ADVERTISEMENT
Sebelumnya diberitakan, berdasarkan data dari IDI Provinsi Lampung, ada 6 dokter yang tutup usia selama tahun 2021. Disebutkan, 5 dokter tutup usia setelah terpapar COVID-19 dalam waktu satu bulan, yakni bulan Juli 2021. Sementara satu dokter lainnya tutup usia pada bulan Januari 2021, yakni dr Didiek Arif yang juga Ketua IDI cabang Pringsewu.
Terkait pemberitaan tersebut, pihak keluarga dr Didiek Arif turut angkat bicara. Ayu, adik almarhum dr Didiek Arif mengatakan bahwa kakaknya meninggal bukan karena terpapar COVID-19.
"Beliau (dr.Didiek) itu wafat dikarenakan riwayat sakit jantung, bukan karena Covid," katanya pada Lampung Geh melalui WhatsApp.
Diketahui, dr Didiek Arif meninggal pada 30 Januari 2021, yang sebelumnya sempat ditangani di RS Mitra Husada Pringsewu. "Sebelum wafat, beliau sempat dilarikan ke RS Mitra Husada di Pringsewu untuk mendapatkan penanganan," ucapnya. (*)
ADVERTISEMENT
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020