Maraknya Pencurian Motor di Lampung, Ini Tips Sederhana Menghindari Maling

Konten Media Partner
14 Januari 2022 15:34
·
waktu baca 3 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Maraknya Pencurian Motor di Lampung, Ini Tips Sederhana Menghindari Maling (76619)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pencurian motor. Foto: Faisal Rahman/kumparan
Lampung Geh - Di awal tahun 2022 aksi pencurian sepeda motor di Bandar Lampung tercatat sudah mencapai 14 kasus per 14 Januari 2022. Data tersebut berdasarkan informasi yang sudah diterima Lampung Geh.
ADVERTISEMENT
Jika diakumulasikan, aksi pencurian tersebut terjadi sekali dalam sehari. Meskipun tidak semua sepeda motor berhasil dicuri, tetapi peristiwa ini dapat mengganggu keamanan dan kenyamanan pemilik sepeda motor.
Untuk itu, pemilik motor harus meningkatkan waspada dan disarankan mengetahui cara atau tips untuk menghindari dan meminimalisir pencurian sepeda motor.
Berikut beberapa tips sederhana dari Lampung Geh yang bisa anda lakukan untuk menghindari dan meminimalisir pencurian sepeda motor:

1. Jangan Terlalu Sering Meminjamkan Motor

Meminjamkan motor pada teman atau bahkan saudara memang sudah bukan hal baru lagi, bahkan sudah menjadi kebiasaan yang sering dilakukan di setiap daerah. Namun, anda juga perlu membatasi kepada siapa dan kapan saja anda harus meminjamkannya. Bukan untuk mencurigai, namun hal ini merupakan salah satu cara sederhana meminimalisir pencurian sepeda motor.
ADVERTISEMENT

2. Gunakan Pengamanan Ganda/Tambahan

Menggunakan pengaman ganda/tambahan bisa menjadi salah satu cara efektif untuk mencegah pencurian sepeda motor. Anda bisa memasangkan berbagai aksesoris keamanan yang sudah banyak dijual di pasaran. Seperti dengan memasangkan gembok pada piringan cakram, memasang kunci tambahan pada pelek roda, dan memasang alarm pada motor. Atau, anda juga bisa menggunakan cara yang cukup rumit yaitu dengan memakaikan rantai yang sudah dikombinasikan dengan kunci gembok.

3. Mengunci Setang ke Kanan

Kebanyakan pemilik motor mengunci setang ke kiri, sebenarnya cara tersebut malah memudahkan si pencuri beraksi, karena kunci T dapat dengan mudah diputar. Untuk itu, sebaiknya anda mengunci stang ke kanan supaya ruang gerak untuk membobol kunci T menjadi lebih sempit dan si pencuri akan membutuhkan waktu yang cukup lama untuk membobolnya. Namun, cara demikian tidak berlaku bagi anda pemilik motor dengan kunci kontak yang berada di tengah.
ADVERTISEMENT

4. Membuat Kunci Rahasia

Terdengar merepotkan, namun cara ini bisa menjadi alternatif untuk mengamankan motor. Anda bisa mencabut cangklong dari busi, mesin akan mati meski kunci kontak sudah menyala. Pastikan posisi cangklong tersebut tidak terlihat atau tersembunyi supaya si pencuri kesulitan memasangnya. Jika anda melakukan cara ini, jangan lupa untuk memasangnya kembali ketika akan mengendarainya.
Namun, perlu diingat jika motor milik anda masih dalam garansi, hal ini jangan dilakukan dan pastikan motor anda terhindar dari potensi korsleting dan kerusakan lainnya. Jika kesulitan, disarankan memanggil tenaga profesional untuk membuat kunci rahasia.

5. Cari Posisi Parkir yang Aman

Cara ini sangat mudah dan sederhana, ketika anda memarkirkan motor, carilah tempat parkir yang aman seperti memarkirkannya di posisi paling dalam atau carilah tempat parkir yang sudah tersedia tukang parkir. Dan jangan lupa untuk selalu mengunci setang motor anda.
ADVERTISEMENT
Di sisi lain, Kabag Operasional Polresta Bandar Lampung Kompol Oskar Eka Putra mengatakan pihaknya telah melakukan antisipasi pencurian kendaraan bermotor (curanmor).
"Untuk langkah-langkahnya, di antaranya, meningkatkan giat patroli di jam-jam rawan. Meningkatkan peran Bhabinkamtibmas untuk selalu memberikan imbauan kepada masyarakat supaya menambah kunci pengaman tambahan," kata Oskar saat dihubungi Lampung Geh, Jumat (14/1). (*)
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020