Ngaku Khilaf, Pria Paruh Baya di Lampung Nekat Perkosa Tetangganya Sendiri

Konten Media Partner
19 April 2024 20:06 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Pelaku pemerkosaan yang berhasil diamankan. | Foto: Sinta Yuliana/Lampung Geh
zoom-in-whitePerbesar
Pelaku pemerkosaan yang berhasil diamankan. | Foto: Sinta Yuliana/Lampung Geh
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Lampung Geh, Bandar Lampung - Seorang pria paruh baya ditangkap polisi lantaran nekat memperkosa anak di bawah umur yang merupakan tetangganya sendiri.
ADVERTISEMENT
Pelaku berinisial H (53) warga Tanjung Agung, Tanjung Karang Timur, Bandar Lampung. Ia ditangkap di kediamannya tanpa perlawanan.
Kanit Reskrim Polsek Tanjung Karang Timur, Iptu Novaldo Supeno mengatakan peristiwa asusila itu terjadi pada April lalu. Saat itu, korban hendak pulang ke rumah usai bermain.
Tiba-tiba korban dihampiri pelaku yang langsung membekap mulut korban dan memaksa korban untuk mengikuti kemauan pelaku.
"Korban dibawa dan diperkosa di sebuah rumah kosong tak jauh dari kediamannya," katanya, Jumat (19/4).
Setelah melakukan perbuatan bejatnya, pelaku mengancam korban untuk tidak menceritakan yang telah dialaminya kepada orang lain.
"Keluarga yang curiga dengan kondisi korban yang kerap murung, kemudian mendesaknya untuk bercerita. Korban akhirnya mengakui bahwa telah diperkosa pelaku sebanyak satu kali," ucapnya.
ADVERTISEMENT
Keluarga yang tak terima dengan perbuatan pelaku langsung melaporkan ke pihak kepolisian untuk ditindaklanjuti.
"Dari hasil pemeriksaan Visum Rumah sakit dan keterangan korban serta saksi, kami lakukan penangkapan terhadap tersangka di kediamannya tanpa perlawanan," ungkapnya.
Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 81 Undang-undang No 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, serta terancam hukuman pidana selama 15 tahun kurungan penjara.
Sementara berdasarkan pemeriksaan pelaku mengaku khilaf telah melakukan perbuatan asusila terhadap tetangganya sendiri.
"Saya khilaf pak. Saya niatnya cuma ingin mencium cium saja. Saya juga sudah beristri dan punya cucu," pungkasnya. (Yul/Put)