Oknum Bidan di Bandar Lampung Bungkam Soal Dugaan Pemalsuan Data Pasien BPJS

Konten Media Partner
22 November 2022 16:52
·
waktu baca 1 menit
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Lokasi praktik Bidan TTH yang diduga melakukan pemalsuan dokumen pasien. | Foto: Sinta Yuliana/Lampung Geh
zoom-in-whitePerbesar
Lokasi praktik Bidan TTH yang diduga melakukan pemalsuan dokumen pasien. | Foto: Sinta Yuliana/Lampung Geh
ADVERTISEMENT
Lampung Geh, Bandar Lampung - Oknum Bidan TTH enggan berkomentar terkait dugaan pemalsuan dokumen puluhan pasien untuk klaim Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS).
ADVERTISEMENT
Hal tersebut diungkapkan Bidan TTH saat dihubungi awak media melalui pesan whatsapp.
"Saya no comment ya," katanya, Selasa (22/11).
Saat ditanyakan terkait pasien atas nama Tukirah dan Aniah, Bidan TTH juga enggan memberikan klarifikasi.
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
"Silakan tanya sama sumber yang kasih tahu masalah ini, saya no comment. Hubungan saya sama BPJS baik," katanya.
Kemudian saat tim Lampung Geh mendatangi tempat praktiknya di jalan Banten, Kelurahan Bakung, Teluk Betung Barat, Bandar Lampung. Oknum bidan tersebut tidak ada.
Diberitakan sebelumnya, puluhan pasien diduga menjadi korban pemalsuan data persalinan oleh seorang oknum bidan di Bandar Lampung.
"Saya nggak pernah ketemu dia, nggak tahu orangnya. Tapi kok aneh mereka punya data lengkap saya seperti KK, KTP sampai nomor kartu BPJS Kesehatan. Saya melahirkan tanggal 6 September di Bidan Masayu, gimana bisa saya juga melahirkan di hari yang sama di tempat berbeda ya," kata Tukirah. (*)
ADVERTISEMENT
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020