Santri Tewas Usai Kenaikan Sabuk, IPSI Lampung Selatan Minta Perguruan Hati-hati

Konten Media Partner
7 Maret 2024 16:35 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Lampung Selatan, Wahrul Fauzi Silalahi saat Doorstop Interview di Center Stage Novotel, Bandar Lampung | Foto : Almuhtarom / Lampung Geh
zoom-in-whitePerbesar
Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Lampung Selatan, Wahrul Fauzi Silalahi saat Doorstop Interview di Center Stage Novotel, Bandar Lampung | Foto : Almuhtarom / Lampung Geh
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Lampung Geh, Bandar Lampung - Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Lampung Selatan, Wahrul Fauzi Silalahi memberikan tanggapan usai peristiwa meninggalnya seorang santri setelah mengikuti ujian kenaikan sabuk di Lampung Selatan.
ADVERTISEMENT
Hal itu disampaikan oleh Wahrul Fauzi Silalahi ketika ditemui oleh Lampung Geh di Center Stage, Novotel, Kota Bandar Lampung setelah menghadiri acara Pengukuhan Asosiasi Media Siber Indonesia pada Kamis (7/3).
"Saya sebagai Ketua IPSI turut berduka dan saya sangat menyayangkan kejadian tersebut. Jadi IPSI ini adalah menghimpun rumah tangga perguruan-perguruan baik dari prestasi, seni dan budaya," tuturnya.
Dirinya juga melanjutkan, terkait dengan ujian kenaikan tingkat. Setiap perguruan memiliki aturan internalisasi tersendiri bagaimana cara dan teknis untuk melaksanakan ujian tersebut.
"Terkait ujian kenaikan tingkat, itu ada aturan internalisasi dari perguruan-perguruan dan kita tidak bisa intervensi. Tapi kita punya surat edaran terkait dengan teknik, teknis dan ukuran standar dalam kenaikan tingkat," ungkapnya.
ADVERTISEMENT
Wahrul sangat menyayangkan kejadian tersebut. Ia menyampaikan seharusnya para pelatih pencak silat secara bijak bisa mengukur kemampuan daripada siswanya.
"Seharusnya walaupun dia kontak fisik, tapi sebagai pelatih dia bisa mengukur bagaimana kemampuan siswanya. Dan itu sangat kita sayangkan," tambahnya.
Beliau mengimbau kepada seluruh perguruan pencak silat yang tergabung dalam organisasi IPSI di Lampung Selatan, agar lebih berhati-hati dan secara bijak untuk mendidik para siswa pencak silat.
"Saya imbau kepada seluruh perguruan pencak silat di Lampung Selatan, untuk lebih hati-hati lagi menggunakan standar teknik fisik dalam rangka mendidik para siswanya dan berharap tidak akan terulang lagi," tutupnya. (Al/Ansa)