kumparan
KONTEN PUBLISHER
9 Mei 2019 10:23

Tempat Hiburan Malam di Bandar Lampung Nihil Saat Dioperasi Satpol PP

023636fd-14cf-4aee-94d7-5e15fa1ad7b7.jfif
Suasana tim gabungan saat melakukan operasi tempat hiburan malam, Rabu malam (8/5) | Foto : Dimas Prasetyo/Lampung Geh
Lampung Geh, Bandar Lampung - Setidaknya ada 11 titik tempat hiburan malam dan spa di wilayah Kota Bandar Lampung yang malam ini dilakukan operasi mendadak terpantau tidak ada pelaku usaha yang melanggar instruksi Walikota untuk menutup usahanya.
ADVERTISEMENT
Hal itu diungkapkan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasat Pol PP) Kota Bandar Lampung Paryanto, bahwa setiap lokasi yang didatangi dalam kondisi tutup.
"Tadi ada 11 titik yang kita datangi, tempat karaoke dan tempat spa itu sudah tutup semua," ungkapnya Rabu malam (8/5) usai melaksanakan operasi.
Paryanto menjelaskan, operasi ini dilaksanakan berdasarkan instruksi Walikota Bandar Lampung Herman HN yang meminta untuk memonitoring tempat hiburan malam di wilayahnya.
"Tadi sudah lakukan bersama gabungan TNI/Polri, Dinas Pariwisata dan Dinas Perizinan. Dalam operasi ini kita memonitoring terkait hiburan malam yang pada bulan Ramadan diminta untuk tutup," jelas dia.
Sebelumnya, Pemerintah Kota Bandar Lampung telah memberikan berupa surat edaran agar menutup tempat usaha hiburan malam selama bulan Ramadan.
ADVERTISEMENT
"Jadi para pemilik usaha sudah mematuhi sesuai surat edaran Pak Walikota," katanya.
Saat melakukan operasi di Karaoke Hotel Pelangi Enggal, petugas menemukan bekas rokok yang diperkirakan baru saja digunakan pada ruang karaoke yang dicurigai baru saja disewa.
38ecd716-cf0d-441c-8151-6e8d0edda6b1.jfif
Kasat Pol PP Kota Bandar Lampung Paryanto saat diwawancarai awak media, Rabu malam (8/5) | Foto : Dimas Prasetyo/Lampung Geh
"Mungkin karyawannya tadi yang ngerokok, itu kata manajemennya. Memang lampunya tadi hidup, tetapi kita peringatkan untuk tidak menghidupkan lampu karaokenya," terang dia.
Diperkirakan operasi tempat hiburan malam ini akan selalu dilaksanakan selama bulan Ramadan ini untuk menghormati masyarakat yang menjalankan ibadah puasa.
"Ini kan yang pertama, jadi dievaluasi nanti kita agendakan lagi. Seperti Novotel juga sama saja akan dirazia, mungkin nanti pada tahap selanjutnya," urainya.
Namun Paryanto menampik apabila ada kebocoran informasi saat Satpol PP dan tim gabungan tengah menggelar operasi pada awal bulan Ramadan ini.
ADVERTISEMENT
"Mudah-mudahan gak bocor lah, karena kita mendadak juga tadi," ujarnya.
Apabila menemukan tempat hiburan malam yang masih berkativitas selama bulan Ramadan, pihaknya akan langsung melakukan penutupan secara paksa.
"Tindakannya sesuai instruksi Pak Walikota untuk tutup, mereka kan sudah terima surat edaran tolong dipatuhi. Kalau masih membandel akan kita proses dengan ketentuan yang ada," tandasnya. (*)
---
Laporan reporter Lampung Geh Obbie Fernando
Editor : M Adita Putra
Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab publisher. Laporkan tulisan