Wali Kota Bandar Lampung Blusukan Ajak Warga Ikut Vaksin di Simpur Center

Konten Media Partner
9 November 2021 19:10
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Wali Kota Bandar Lampung Blusukan Ajak Warga Ikut Vaksin di Simpur Center (7437)
zoom-in-whitePerbesar
Wali Kota ajak masyarakat dan pedagang di sekitaran Simpur Center untuk ijut vaksinasi, Selasa (9/11) | Fotk : Ist
ADVERTISEMENT
Lampung Geh, Bandar Lampung - Wali Kota Bandar Lampung gelar blusukan di komplek Simpur Center, yakni mengajak masyarakat dan pedagang untuk mengikuti vaksinasi COVID-19, Selasa (9/11).
Wali Kota Bandar Lampung Blusukan Ajak Warga Ikut Vaksin di Simpur Center (7438)
zoom-in-whitePerbesar
Vaksinasi COVID-19 di Simpur Center bagi masyarakat dan pedagang, Selasa (9/11) | Foto : Ist
Dalam kesempatan tersebut, wali kota Eva Dwiana meninjau pelaksanaan vaksinasi yang berlokasi di lantai 2 Simpur Center. Vaksinasi terbuka baik untuk pedagang atau pengunjung mal. Hal ini sebagai upaya percepatan dan mencapai target vaksinasi pada Desember 2021.
ADVERTISEMENT
Tak cukup meninjau pelaksanaan vaksinasi di lantai 2, wali kota Eva Dwiana juga turun menyambangi pedagang dan masyarakat yang ada di luar gedung Simpur Center.
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
"Kita beri informasi supaya mau datang ke sentra-sentra vaksinasi yang ada di puskesmas ataupun kelurahan yang ada di Kota Bandar Lampung," ujarnya.
Eva membeberkan, kegiatan vaksinasi di pusat perbelanjaan untuk memudahkan masyarakat dan pedagang untuk mengikuti vaksinasi. Ia juga turut menginformasikan bahwa vaksin tersebut aman dan penting bagi kesehatan, terutama di masa pandemi COVID-19.
"Ya memang masih ada yang tidak berani dengan berbagai alasan, kita beri informasi, juga melalui Dinkes. Insyaallah dengan diadakan di Simpur Center, kita adakan juga di tempat keramaian lainya sesuai target," bebernya.
ADVERTISEMENT
Dari target 875.000, lanjut Eva, yang sudah divaksin dosis pertama mencapai 80 persen, sedangkan dosis kedua mencapai 57 persen. "Untuk di sini mau dosis satu atau dosis dua boleh. Kita siapkan 1.000 dosis, yang penting masyarakat siap dan mau divaksin," pungkasnya. (*)
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020