News
·
2 Juni 2020 20:55

5 Pekerja Jadi Korban Robohnya Jembatan Sikabu Padang Pariaman, Sumbar, 1 Wafat

Konten ini diproduksi oleh langkan
5 Pekerja Jadi Korban Robohnya Jembatan Sikabu Padang Pariaman, Sumbar, 1 Wafat (69877)
Seorang korban dievakuasi pasca robohnya Jembatan Sikabu di Kabupaten Padang Pariaman (Foto: Instagram Polres Padang Pariaman)
Sebanyak lima orang pekerja yang memperbaiki Jembatan Sikabu di Kecamamatan Lubuk Alung, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat menjadi korban robohnya jembatan tersebut, satu di antaranya dinyatakan meninggal dunia, Selasa (2/6).
ADVERTISEMENT
Diketahui, jembatan yang akan dijadikan salah satu akses untuk menuju stadion utama Sumatera Barat itu roboh, Selasa (2/6) sekitar pukul 16.00 WIB.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Padang Pariaman, Budi Mulya menyebutkan, lima pekerja menjadi korban robohnya jembatan tersebut.
Dari lima korban tersebut, jelas Budi, empat orang sudah dibawa ke rumah sakit, sementara satu korban yang dinyatakan meninggl dunia masih dievakuasi oleh petugas di lokasi kejadian.
"Iya, ada lima orang korban, mereka pekerja yang memperbaiki jembatan tersebut. Empat orang sudah di rumah sakit, satu lagi masih dievakuasi," ujarnya kepada Langkan.id, Selasa (2/6).
Terkait penyebab robohnya jembatan itu, kata Budi, hingga saat ini pihaknya masih belum dapat memastikan, pihaknya masih mengumpulkan data-data di lapangan.
ADVERTISEMENT
"Kronologinya belum tahu, masih menunggu hasil di lapangan. Laporan hingga saat ini lima orang jadi korban, satu meninggal dunia," ungkapnya.
Jembatan Sikabu berada di Kecamatan Lubuak Alung, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat. Jembatan itu saat ini dalam proses perbaikan karena rusak akibat dihantam banjir 2017 silam.
Pemerintah Pusat juga telah mengucurkan dana sebesar Rp 25 miliar untuk perbaikan jembatan yang akan difungsikan sebagai jalur alternatif menuju venue utama kegiatan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) yang rencana akan dilaksanakan tahun ini.
***
*kumparanDerma membuka campaign crowdfunding untuk bantu pencegahan penyebaran corona virus. Yuk, bantu donasi sekarang!