kumparan
22 Mar 2019 20:55 WIB

5 Ribu Personel Polri-TNI Kawal Pemiliu 2019 di Sumatera Barat

Kapolda Sumbar Irjen Pol Fakhrizal saat memimpin apel kesiapan pemilu di Padang. (Humas Polda Sumbar)
Langkan.id, Padang- Polda Sumatera Barat mengerahkan ribuan personel untuk mengawal Pemilu 2019. Polisi bekerjasama dengan TNI, kelompok masyarakat dan lembaga lainnya dalam mengamankan pencoblosan pada 17 April 2019.
ADVERTISEMENT
"Ada sekitar 5.000 persenel gabungan yang kita kerahkan untuk mengawal Pemuli ini,," ujar Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol Fakhrizal usai mengelar apel kesiapan pemilu di lapangan Imam Bonjol Padang.
Fakhrizal mengatakan, pengawalan pemilu ini juga melibatkan kelompok masyarakat. Sinergitas ini untuk memperlancar pesta demokrasi di Sumatera Barat.
"Kita mau menciptakan rasa aman kepada masyarakat, sehingga dalam pemilu kali ini tidak ada rasa takut masyarakat kita menuju TPS, karena kita aparat dan seluruh komponen menjamin kemanan itu, sehingga masyarakat bisa datang ke tps beramai-ramai menentukan hak pilihnya," harap Fakhrizal.
Hingga saat ini, kata dia, Sumatera Bara termasuk salah saru provinsi yang teraman di Indonesia. Namun, pihaknya tidak mengabaikan keamanan saat pemilu, karena ancaman konflik bisa saja terjadi tiba-tiba.
ADVERTISEMENT
Fakhrizal menyebut, TNI dan Polri sebagai pengaman akan menindak secara tegas, apabila menemukan pelanggaran.
"Kita tak boleh juga underestimate. Kita harus siap mengamankan," ujarnya.
Wakil Gubernur Sumatra Barat Nasrul Abit yang ikut menghadiri Apel Gelar Pasukan, sinergitas, TNI-Polri dan masyarakat diharapkan penyelenggaraan pemilu berjalan dengan aman.
Berdasarkan pengalaman sebelumnya, kata dia, Sumatear Barat termasuk salah satu daerah yang tergolong aman dalam melewati pemilu.
"Sampai saat ini di Sumatera Barat tidak ada masalah, Insya Allah kita hadapi pemilu ini dengan aman tenang, jujur, dan adil, itu harapan kita," kata Nasrul.
"Sampai saat ini Alhamdulillah, kita bersyukur. Dari seluruh provinsi yang ada di Indonesia, kita di Sumatra Barat termasuk yang paling kondusif," ujarnya. (R)
ADVERTISEMENT
Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan