kumparan
24 Feb 2019 20:05 WIB

Caleg Partai Solidaritas Indonesia di Sumbar Hilang sejak 2 Februari

Caleg PSI di Padang Pariaman, Sumbar Terima Oktaviana. (Istimewa)
Langkan.id, Padang - Calon Legislatif (Caleg) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di Kabupaten Padang Pariaman, Sumatrea Barat, Terima Oktaviana, dikabarkan hilang sejak Sabtu (2/2). Pihak keluarga masih terus mencari perempuan berumur 25 tahun itu.
ADVERTISEMENT
Caleg yang biasa disapa Tata ini maju di Dapil 11 DPRD Kabupaten Padang Pariaman. Ia juga masih tercatat sebagai mahasiswi Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Padang (UNP).
Adik Tata, Teri, mengaku terakhir berkomunikasi dengan kakaknya itu pada Sabtu (2/2). Saat itu, Tata yang menginap di kos Teri sejak Jumat (1/2), pamit ke kos barunya di kawasan UNP Padang.
"Saya sempat (kirim pesan) WhatsApp (ke) dia (Tata). Tapi pesan hanya centang satu," ujar Teri, Minggu (24/2).
Ia sudah berupaya menelepon Tata, tapi nomornya tidak aktif. Begitu juga saat menghubungi teman-teman kakaknya itu, mereka menyampaikan tidak mengetahui keberadaan Tata.
Ia pun mencari ke alamat kos baru kakaknya di kawasan UNP, tepatnya Kelurahan Air Tawar. Pemilik kos mengatakan, Tata tidak berada di kos. "Kata pemilik kos, barang kakaknya sudah berada di kos," ujarnya.
ADVERTISEMENT
Pihak keluarga pun akhirnya melapor ke Polres Padang Pariaman, namun polisi menolak laporan, karena menilai tidak memiliki bukti yang lengkap. Kepolisian menganggap Tata pergi secara baik-baik dan dia juga telah dewasa.
"Polisi menyarankan untuk membuat pengumuman di media sosial. Saya pun membuat pengumuman di Facebook pada Jumat, 22 Februari 2019," ujarnya.
Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PSI Sumatera Barat, Ari Prima, membenarkan Tata merupakan caleg dari partainya. Ari baru mengetahui Tata hilang melalui kabar di media sosial.
"Saya langsung konfirmasi ke keluarganya. Dan keluarga membenarkannya," kata Ari.
Ari menyebut Tata dikenal sebagai anggota partai yang cerdas dan kreatif. Dia merupakan atlet Tarung Derajat. Pihaknya pun ikut serta mencari keberadaan Tata dan terus berkomunikasi dengan pihak keluarga.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan