kumparan
search-gray
News24 Maret 2020 17:42

Cegah Corona, Pemprov Sumbar Minta Kemenhub Tutup Bandara Minangkabau

Konten Redaksi Langkan
ovfhp6aocyraanf2jj0m (1).jpg
Suasana Bandara Internasional Minangkabau. (Foto: Yudhistira Amran Saleh/kumparan)
Upaya mengantisipasi penyebaran Virus Corona (Covid-19), Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Barat akan menyurati Kementerian Perhubungan (Kemenhub) untuk menutup akses penerbangan di Bandara Internasional Minangkabau (BIM) Padang Pariaman.
ADVERTISEMENT
Wakil Gubernur Sumatera Barat, Nasrul Abit, menilai penutupan penerbangan di BIM akan mempersempit ruang penyebaran Covid-19, karena ditakutkan orang luar akan membawa virus itu ke Sumbar.
Lalu, pengamanan di setiap pintu masuk, kata Nasrul juga akan lebih diperketat lagi agar Sumbar aman dari virus yang mematikan tersebut. Lalu, surat penutupan penerbangan di BIM, katanya, akan segera dikirim ke Kemenhub agar segera terealisasi dan tidak ada lagi yang eksodus ke Sumbar dari Jakarta dan daerah lainnya.
“Sekarang masih ada yang eksodus dari mana-mana, kita bersama Gubernur sepakat dan akan kita buat surat ke Kemenhub, kalau bisa penerbangan dihentikan dulu untuk sementara,” ujarnya di Padang, Selasa (24/3).
w4wclkgu22i7wxzqwz9z.jpg
Wakil Gubernur Sumatera Barat, Nasrul Abit (Foto: Zulfikar/Langkan.id)
Sementara, berdasarkan laporan data penerbangan ke Sumbar dari Jakarta, kata Nasrul, terus meningkat setiap hari. Bahkan, penerbangan ke Padang ditambah karena banyak yang ingin pulang kampung.
ADVERTISEMENT
Tidak hanya itu, Pemprov Sumbar juga telah membuat surat imbauan agar para perantau mengurungkan niat pulang kampung untuk sementara waktu. Apalagi mereka yang dari Jakarta, karena daerah itu merupakan salah satu daerah yang terjangkit Covid-19.
Karena semua pihak, kata Nasrul, tidak ingin virus itu masuk ke Sumbar, karena Sumbar masih tergolong aman hingga saat ini.
“Di Jakarta sudah banyak kasusnya, kita tidak ingin virus itu masuk ke Sumbar, kita ingin menutup bandara sementara, mudah-mudahan dikabulkan oleh Kemenhub,” ucapnya.
Permintaan penutupan akses penerbangan, menurut Nasrul, untuk semua daerah, terutama daerah-daerah yang terjangkit Covid-19.
Nasrul tidak ingin Sumbar seperti Italia yang membiarkan warganya pulang kampung dan virus itu tersebar kemana-mana, sehingga ribuan orang menjadi korban.
ADVERTISEMENT
“Di Italia itu, setelah semua diliburkan, mereka pulang kampung, virus itu menyebar. Di Sumbar, kita tidak ingin seperti itu, jangan sampai kita menyesal. Lihatlah Italia, sudah ribuan orang meninggal dunia,” katanya. (Adi S)
---
kumparanDerma membuka campaign crowdfunding untuk bantu pencegahan penyebaran coronavirus. Yuk, bantu donasi sekarang!
Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab publisher. Laporkan tulisan
sosmed-whatsapp-white
sosmed-facebook-white
sosmed-twitter-white
sosmed-line-white