kumparan
KONTEN PUBLISHER
27 Januari 2020 12:12

GNPF di Bukittinggi Gelar Aksi Tolak Kedatangan Wisatawan China

TOLAK CHINA di BUKITTINGGI.jpg
Penolakan warga atas kedatangan wisatawan China ke Kota Bukittinggi, Sumatra Barat (Foto: Istimewa)
Kedatangan wisatawan asal Kunming, China, ke Sumatra Barat mendapat penolakan dari sejumlah warga, salah satunya di Kota Bukittinggi. Organisasi masyarakat Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Ulama (GNPF) menggelar aksi di depan Hotel Novotel Bukittinggi.
ADVERTISEMENT
Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Sumatra Barat, Kombes Pol Stefanus Satake Bayu Setiano, membenarkan adanya aksi tersebut. Menurutnya, aksi yang dilakukan belasan warga itu terkait kedatangan wisatawan China ke Ranah Minang.
Namun, katanya, aksi tidak berlangsung lama, massa segera menggelar rapat bersama pemerintah setempat.
“Dalam rapat gabungan tersebut untuk meredam kekhawatiran masyarakat tentang penyebaran virus Corona. Pemerintah Kota Bukittinggi menyarankan agar pihak hotel tidak mengizinkan wisatawan melakukan kunjungan di luar hotel,” ujarnya di Padang, Senin (27/01).
Satake Bayu juga mengatakan bahwa hasil rapat tersebut menyepakati hiburan malam berupa pementasan Seni Budaya Minang dilaksanakan hanya di dalam Hotel. Pihak pemerintah Kota Bukittinggi melalui Dinas Kesehatan juga akan menyediakan tim medis.
“Setelah diberi pengertian, sudah clear, tidak ada virus Corona. Hasil pertemuan, mereka bisa menerima kedatangan kunjungan wisatawan itu ke Kota Bukittinggi,” ungkapnya.
ADVERTISEMENT
Berdasarkan informasi yang diperoleh Langkan.id, belasan massa yang tergabung dalam GNPF tersebut menggelar aksi, Minggu (26/01) siang, setelah para wisatawan China sampai di Kota Padang.
Dalam aksi tersebut, mereka membentangkan spanduk penolakan kedatangan wisatawan China ke mantan ibu kota Indonesia tersebut.
“Kami warga Bukittinggi menolak turis China dari Tiongkok. Waspada penyebaran virus Corona,” tertulis di spanduk itu.
Diketahui sebelumnya, para wisatawan China tersebut akan berkeliling di Sumatra Barat. Daerah yang akan mereka kunjungi di antaranya adalah Kota Padang, Pariaman, Bukittinggi hingga Kabupaten Tanah Datar dan Pesisir Selatan.
Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab publisher. Laporkan tulisan