MUI Tanah Datar Temukan 50 Pengikut Aliran Sesat Bab Kesucian

Konten Media Partner
15 Januari 2022 16:42
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
MUI Tanah Datar Temukan 50 Pengikut Aliran Sesat Bab Kesucian (45119)
zoom-in-whitePerbesar
Sekretaris MUI Tanah Datar Afrizon. (Dok Pribadi)
Sebanyak 50 orang diduga mengikuti aliran sesat Bab Kesucian di Kabupaten Tanah Datar, Sumatra Barat. Mereka tersebar di 2 kecamatan.
ADVERTISEMENT
"Tim yang menyelidiki mendapati 50 orang yang sudah jadi pengikut ajaran Bak Kesucian. Mungkin nanti bisa bertambah lagi," ujar Sekretaris Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Tanah Datar Afrizon kepada langkan.id Sabtu 15 Januari 2022.
Aliran sesat Bab Kesucian ini berkembang di Tanah Datar. Aliran sesat ini melarang pengikutnya makan daging dan yang bagi sudah menikah diminta bercerai.
Kata dia, 50 pengikut yang sudah terdata ini terdapat di Kecamatan X Koto dan Kecamatan Lintau Utara.
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
"Data sementara kami, paling banyak terdapat di Kecamatan X Koto, sekitar 40 orang," ujarnya.
Afrizon mengatakan, 50 pengikut yang sudah tedata ini sudah diberi tausiah. Agar mereka bisa tercerahkan dan kembali ke ajaran Islam.
"Harapan saya pemerintah, Dinas Pendidikan, Kemenag, bisa fokus dan serius dalam menindak ajaran menyimpang ini, karena dampaknya nanti kepada penerus masa depan, ini adalah persoalan akidah," ujarnya.
ADVERTISEMENT
Sebelumnya, MUI Tanah Datar mendapatkan laporan dari warga bahwa terdapat ajaran yang isi ajaran tersebut aneh dan tidak biasa mereka temui sebelumnya.
MUI Kabupaten Tanah Datar menerbitkan Maklumat bernomor 07/maklumat-MUITD/I/2022. Maklumat ini mengimbau masyarakat untuk waspada dan hati-hati terhadap segala bentuk ajaran yang berbeda, tertutup, dan mengganjal dari biasanya.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020