Pencarian populer
PUBLISHER STORY

Pascakebakaran Gudang Logistik, Rekapitulasi Suara Dilanjutkan Besok

Kebakaran melanda aula kantor Kecamatan Koto XI Tarusan yang menyimpan kotak suara Pemilu 2019. (Irwanda/langkan.id)

Langkan.id, Padang - Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Pesisir Selatan memastikan tidak akan melakukan pemungutan suara ulang (PSU) usai kebakaran, di Aula Kantor Kecamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, yang menyimpan kotak suara.

Ketua Pesisir Selatan, Epaldi Bahar mengatakan, kotak suara yang terbakar tersebut berasal dari 5 tempat pemungutan suara (TPS) di Nagari Kapuah. Formulir C1 Plano yang ada di kotak suara itu telah didokumentasikan.

"Khusus untuk TPS yang terbakar ini, dokumen yang kita gunakan untuk rekapitulasi adalah C1 yang sudah ada di KPU, Bawaslu, dan saksi parpol dan pasangan calon," ujar Epaldi kepada langkan.id, Senin (2/4).

Keputusan ini, kata Epaldi, telah disampaikan ke pihak partai politik sehingga rekapitulasi suara di Kecamatan Koto XI Tarusan tetap dilanjutkan. Hal itu sesuai dengan Pasal 372 Undang-undang tentang Pemilu.

"Berdasarkan dari Bawaslu kejadian ini tidak menjadi syarat PSU. Proses rekapitulasi memang sempat terhenti tapi besok dimulai (kembali) rekapitulasi seperti biasa. Semoga selesai dengan waktu yang ditentukan sampai 4 Mei," kata dia.

Epaldi mengatakan, rekapitulasi kembali akan dilakukan di kantor kecamatan. Pihaknya akan membangun tenda sebagai penganti aula kantor kecamatan yang berantakan akibat peristiwa kebakaran tersebut.

"Kemarin dua lokasi, ya dua tempat itu sesuai peraturan KPU nomor 4 tahun 2019. rekapitulasi di tingkat kecamatan dapat dilakukan secara paralel dan mudah-mudahan tidak ada masalah. Tenda ditambah sehingga mudah diikuti rekapitulasi oleh saksi dan lainnya," katanya.

Kapolres Pesisir Selatan AKBP Fery Herlambang mengatakan, akan menambah personel untuk pengamanan rekapitulasi di Kecamatan Koto XI Tarusan.

"Sedangkan penyelidikan awal jadi masih menunggu olah TKP inafis Polda. Untuk saksi sudah kami periksa berjumlah 7 orang, pemeriksaan bertahap karena para saksi cukup kelelahan setelah melakukan rekapitulasi," ujar Fery.

Ia menyebutkan untuk penyebab kebakaran kotak suara pihaknya tidak ingin berspekulasi. Hingga kini untuk hasil olah TKP akan dikirim ke Laboratorium Forensik (Labfor) Medan.

"Untuk hasilnya keluar kami belum bisa pastikan. Tunggu saja hasilnya keluar," katanya. (Irwanda)

Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.33