kumparan
4 Juli 2018 23:57

Pleno KPU Padang: Mahyeldi-Hendri Menang atas Emzalmi-Desri

Langkan.id, Padang - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Padang telah melakukan rapat pleno rekapitulasi hasil penghitungan suara dan penetapan perolehan suara tingkat kota Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Padang 2018. Hasilnya, pasangan nomor urut 2 Mahyeldi-Hendri keluar sebagai pemenang.
ADVERTISEMENT
Berdasarkan hasil pleno di Hotel Bumiminang, Rabu 7 Juli 2018, Mahyeldi-Hendri meraup suara 62,92 persen atau 212.526 suara. Sedangkan pesaingnya, Emzalmi-Desri, meraih 37,08 persen atau sebanyak 125.238 suara.
KPU Kota Padang mencatat tingkat partisipasi pemilih sebesar 63,76 persen, atau 341.281 suara. Naik 11 persen dibandingkan pemilu terakhir. Dari 535.265 Daftar Pemilih Tetap (DPT), sebanyak 337.764 suara dinyatakan sah, sedangkan suara tidak sah sebanyak 3.517.
"Memang belum merasa puas, karena memang tidak mencapai target nasional, namun tentu KPU merasa lega karena melihat penyelenggaraan yang sukses dan tidak ada gesekan," kata Ketua Divisi Keuangan, Umum, dan Logistik, KPU Padang, Mahyudin.
Ketua KPU, Sawati, menilai KPU bersama pemerintah kota telah berupaya meningkatkan partisipasi pemilih dan mensukseskan pilkada. KPU berharap untuk pemilu selanjutnya, peserta pemilu juga ikut membantu sosialisasi.
ADVERTISEMENT
"Sosialisasi bukan hanya 3 bulan, namun terus menerus. Kita telah upayakan, hasilnya memang kurang efektif. Kalau bisa ada juga keterlibatan Paslon dalam hal mengajak partisipasi ini," ujarnya. 
Komisioner KPU Padang Divisi Hukum, Riki Eka Putra, menambahkan pasangan calon diberi waktu 3 hari setelah pleno untuk menyampaikan sengketa hasil ke Mahkamah Konstitusi.
"Di sediakan tiga hari kerja sejak ditetapkan. Untuk menyusun draft permohonannya dan mengirimkan ke MK," kata dia.
Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab publisher. Laporkan tulisan