UMP Sumbar Resmi Naik 9,15 Persen dari Tahun 2022

Konten Media Partner
28 November 2022 17:44
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Ilustrasi uang. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi uang. Foto: Shutter Stock
ADVERTISEMENT
Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) resmi menginformasikan kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) tahun 2023 menjadi Rp 2.742.476, atau naik sebesar 9,15 persen dari tahun 2022.
ADVERTISEMENT
Informasi tersebut dibenarkan Ketua Dewan Pengupah Sumbar sekaligus Kadis Nakertrans Nizam Ul Muluk.
“Terjadi kenaikan UMP Sumbar tahun 2023 sebanyak Rp 229.937 atau 9,15 persen," ungkapnya, Senin (28/11/2022).
Nizam juga menjelaskan, kenaikan tersebut dihitung dari UMP sebelumnya pada 2022 sebanyak Rp 2.512.539 menjadi Rp 2.742.476 pada tahun 2023.
Jumlah ini, menurut Nizam, sesuai dengan kesepakatan rapat dewan pengupahan yang berlangsung tiga kali secara tripartit dengan unsur pekerja, pengusaha, akademisi, dan pemerintah.
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
“Penetapan UMP ini, sesuai dengan keputusan gubernur yang telah terbit, UMP Provinsi Sumbar untuk tahun 2023 sebesar Rp 2.742.476,” tambahnya.
Dalam rilis resmi Pemerintah Provinsi juga dijelaskan, keputusan ini akan berlaku pada 1 Januari 2023, di mana setiap perusahaan dilarang membayar upah di bawah UMP kecuali usaha mikro dan usaha kecil yang besaran upahnya berpedoman pada ketentuan peraturan perundang-undangan.
ADVERTISEMENT
Adapun aturan lain yang disebutkan dalam rilis tersebut adalah, larangan mengurangi atau menurunkan upah bagi perusahan yang telah memberikan upah minimum lebih tinggi dari ketetapan UMP.
Upah minimum berlaku bagi pekerja atau buruh dengan masa kerja kurang dari satu tahun dan upah bagi pekerja atau umum yang telah bekerja satu tahun atau lebih berpedoman pada struktur dan skala upah.
Pengusaha wajib menyusun dan menetapkan struktur dan skala upah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan dan tunjangan tidak tetap atau kesejahteraan yang selama ini diberikan perusahaan, tetap diberikan kepada pekerja atau buruh.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020