Konten Media Partner

UKM Center FEB UI dan ASTRA Buat Pelatihan Bagi Nelayan di Buru

14 Maret 2019 15:03 WIB
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
ADVERTISEMENT
Frengky Loupatty saat menyampaikan materi Literasi Keuangan (13/3). Dok Seli Maitimu
zoom-in-whitePerbesar
Frengky Loupatty saat menyampaikan materi Literasi Keuangan (13/3). Dok Seli Maitimu
Lentera Maluku. UKM Center FEB Universitas Indonesia (UI) berkolaborasi dengan ASTRA melakukan pelatihan dan pendampingan bagi para nelayan desa di Kabupaten Buru. Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa, tanggal 12 sampai dengan Kamis 14 Maret 2019 di Hotel Grand Sarah, Kota Namlea, dengan melibatkan 28 nelayan dari 14 Desa di Pulau Buru.
ADVERTISEMENT
Kegiatan Pelatihan Peningkatan Kapasitas dan Ketrampilan Bagi Pelaku Usaha Kelautan Dan Perikanan II ini juga melibatkan Frengky Loupatty salah satu Akademik Politeknik Negeri Ambon dan Yayasan Heka Leka yang diwakili oleh Seli Maitimu untuk berbagi tentang Literasi Keuangan. Pelatihan ini bertujuan agar nelayan Buru dapat memanejemen keuangannya dengan baik sehingga dapat mandiri dan sejahtera.
Melihat realita yang terjadi saat ini, para nelayan berhasil menangkap dan menjual ikan, namun uang yang dihasilkan seharusnya lebih dari cukup untuk kehidupan sehari-hari dan menabung. Akan tetapi, mereka masih saja mengalami kesulitan untuk mengelola pemasukkan yang ada.
Pada persoalan seperti itu, Frengky Loupatty dan Seli Maitimu berbagi tentang literasi keuangan, bagaimana mengatur uang dengan baik, serta teknik agar uang hasil tangkapan dalam sehari tidak habis begitu saja. Salah satunya adalah dengan mencatat setiap penerimaan dan pengeluaran, agar bisa mengetahui hasil dan keuntungan dari kegiataan melaut setiap hari.
Proses Pelatihan. Dok Seli Maitimu
Menurut Rusdian, Project Manager UKM Center UI, bahwa kegiatan pelatihan yang sedang dijalankan saat ini merupakan bagian dari rangkaian program Kampung Berseri ASTRA yang dimotori oleh, PT ASTRA International, tbk. dalam pelaksanaannya di Kab. Buru, UKM Center UI ditunjuk PT ASTRA Internasional sebagai implementornya di lapangan.
ADVERTISEMENT
“Program ini adalah program yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kewirausahan, jadi sebenarnya ini di terapkan oleh banyak kabupaten di seluruh Indonesia, tetapi fokus prodak di setiap kampung berseri ASTRA itu berbeda- beda, khusus di pulau Buru dan juga sebenarnya di kabupaten-kabupaten lainnya”, ujar Rusdian.
Khusus di Pulau Buru sendiri, produk yang menjadi fokus pengembangan adalah ikan tangkap. kemudian dari riset tersebut terpampang nyata begitu besarnya potensi ikan di perairan Maluku, termasuk juga wilayah Buru. Kamipun sering mengistilahkannya sebagai "Markas Besar Ikan".
Kenapa di pulau Buru, lanjut Rusdian, bahwa ini sudah ditetapkan oleh pihak ASTRA, tetapi produknya di sesuaikan berdasarkan dengan hasil identifikasi di lapangan, jadi UKM Center UI sebelum melaksanakan program sudah melakukan proses identifikasi dan riset di awal, kemudian dari riset itulah muncul data-data bahwa Maluku sebenarnya merupakan markas besar cari ikan, karena potensinya luar biasa besar.
ADVERTISEMENT
Di akuinya pula bahwa bukan cuma di Kabupaten Buru, namun Kepulauan Tanimbar juga mendapat hal yang sama. Sehingga tujuan lebih khususnya adalah empat sektor atau empat target yang di tetapkan oleh ASTRA.
Sementara itu, salah satu peserta pelatihan mengakui bahwa kegiatan kolaborasi yang dilakukan oleh ASTRA dan UKM Center UI sangat bermanfaat baginya, karena sejauh ini rincian keuangan mereka tidak terarah dengan baik. Dengan adanya program dari ASTRA pihaknya merasa sangat terbantu.
UKM Center sendiri dalam melaksanakan kegiatan-kegiatan pelatihan dan pendampingan selalu bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten, dan pihak lainnya seperti PPN, BP3 Ambon, LPMUKP, dan juga sektor swasta seperti PPLI yang digandeng untuk menjadi offtaker nelayan binaan KBA. (SM)
ADVERTISEMENT