kumparan
search-gray
Woman2 Juni 2020 17:35

Kelas Meditasi untuk Menjaga Kesehatan Mental di Tengah Pandemi

Konten Redaksi kumparan
Selama masa pandemi ini rasa cemas, takut, stres, hingga panik kerap menghantui. Seiring bertambahnya jumlah orang yang terinfeksi corona, ketidakstabilan ekonomi hingga tuntutan pekerjaan membuat rasa cemas kian nyata. Padahal menurut Psychology Today, saat merasa stres di tengah pandemi saat ini justru malah berisiko menjadikan seseorang rentan terpapar virus.
ADVERTISEMENT
Perasaan stres dan panik berlebihan menjadikan tubuh melepaskan hormon kortisol, yang dapat menekan imun badan sehingga kekebalan tubuh bisa berkurang untuk melawan kontaminasi virus.
Kelas Meditasi untuk Menjaga Kesehatan Mental di Tengah Pandemi (892846)
Pembuka kelas meditasi sesi pertama dengan Ferry Fibriandani. Dokumen: kumparan
Menyadari hal ini juga berpotensi dirasakan oleh awak kumparan, lantas kumparan tidak tinggal diam. Di akhir Maret lalu kumparan sudah dua kali membuka kelas meditasi untuk awak kumparan. Ini dilakukan sebagai salah satu cara kumparan menjaga kesehatan awak kumparan di tengah pandemi.
“Sebenarnya sudah dari awal saat kumparan menjalani WFH kepikiran buat kelas ini,” kata Mutiara Anastasia, Board Secretary kumparan yang menjadi PIC untuk kelas meditasi.
Kelas Meditasi untuk Menjaga Kesehatan Mental di Tengah Pandemi (892847)
Mutiara Anastasia, PIC kelas meditasi. Foto: kumparan
Muti sadar akan perasaan cemas hingga stres yang berpotensi dirasakan awak kumparan di tengah pandemi saat ini. “Ditambah selama WFH ini banyak yang merasa kerjaan nggak ada hentinya, jadi nggak ada pembatas antara waktu kerja dan istirahat,” tambah Muti.
Kelas Meditasi untuk Menjaga Kesehatan Mental di Tengah Pandemi (892848)
Stress Release, meditasi sesi pertama dengan Ferry Fibriandani. Dokumen: kumparan
Ada berbagai cara untuk melawan rasa cemas dan stres diantaranya adalah melalui meditasi. Kelas meditasi pertama dilakukan pada tanggal 4 Mei, pukul 19.00 WIB bersama Ferry Fibriandani, Founder Rumah Remedi dan Psychotherapist. Dengan tema kelas Stress Release, para peserta diajak untuk meditasi dan diingatkan bagaimana merespon perasaan negatif dan bagaimana teknik untuk melepaskan emosi negatif yang muncul di tengah masa pandemi saat ini.
Kelas Meditasi untuk Menjaga Kesehatan Mental di Tengah Pandemi (892849)
Kelas meditasi sesi kedua dengan Siti Banu Intan. Dokumen: kumparan
Melihat respon yang cukup baik dari awak kumparan , pada 31 Mei kemarin kelas meditasi dilaksanakan kembali. Kelas yang kedua dipandu oleh Siti Banu Intan, Founder & CEO Rumah Remedi. Pada sesi kali ini awak kumparan akan diajak untuk mengenali rasa diri melalui hening dan sadar, sekaligus menerapkan teknik mindful breathing - teknik bernapas penuh kesadaran. Meditasi ini juga dapat meningkatkan kebahagiaan dalam hidup, serta rasa kasih terhadap diri sendiri dan orang lain.
ADVERTISEMENT
Harapannya, setelah melakukan meditasi ini awak kumparan bisa lebih mengendalikan emosinya dan merasa lebih tenang. “Kalau pikiran sudah tenang, badan akan lebih rileks dan nyaman, bukan?” harapan Muti untuk peserta kelas meditasi kemarin.
Kelas Meditasi untuk Menjaga Kesehatan Mental di Tengah Pandemi (892850)
Kelas meditasi virtual sesi kedua. Dokumen: kumparan
Dan setelah ini awak kumparan juga bisa, loh, mencobanya lagi sendiri di rumah secara rutin agar efeknya dapat terasa lebih maksimal.
Untuk awak kumparan yang kemarin ikutan kelas meditasi, gimana pengalamannya? Yuk, share di kolam komentar.
Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab publisher. Laporkan tulisan
sosmed-whatsapp-white
sosmed-facebook-white
sosmed-twitter-white
sosmed-line-white