Tekno & Sains
·
26 November 2020 16:46

Pandemic Fatigue dan Cara Mengatasinya

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Kita sudah menghadapi pandemi selama berbulan-bulan, namun penyebarannya saat ini pun masih kuat. Saat pandemi terus berlanjut, dapat dimengerti bahwa beberapa orang mulai lelah mengambil tindakan untuk pencegahan virus tersebut atau yang saat ini disebut dengan Pandemic Fatigue.
Pandemic Fatigue dan Cara Mengatasinya (261633)
Ilustrasi Pandemic Fatigue. Foto: shutterstock
Menurut WHO, Pandemic Fatigue atau kelelahan pandemi dipahami sebagai demotivasi untuk melakukan dan mengikuti perlindungan kesehatan saat pandemi. Ini muncul secara bertahap dari waktu ke waktu dan dipengaruhi oleh sejumlah emosi, pengalaman dan persepsi seseorang.
ADVERTISEMENT
Kelelahan yang dialami ini disebabkan karena kita selalu dalam kondisi waspada terus menerus tanpa mengetahui kapan pandemi ini akan berakhir.
Padahal rasa waspada masih diperlukan bukan saja untuk melindungi diri sendiri tapi juga orang disekitar yang kita sayang.
Nah, berikut kumparan punya tips yang bisa kamu gunakan untuk menghindari Pandemic Fatigue sebagai upaya untuk melindungi dirimu, keluarga dan orang disekitar.
  1. Membuat Komitmen
Pandemic Fatigue dan Cara Mengatasinya (261634)
Ilustrasi membuat komitmen dengan diri sendiri. Foto: shutterstock
Jelas saat ini terjadi perubahan perilaku di kehidupan kita, perubahan perilaku bisa dimulai dengan niat yang jelas dan membuat janji terhadap diri sendiri. Seperti saat sebelum pandemi kita mengenakan helm saat bersepeda, berhenti di lampu lalu lintas, dan banyak kebiasaan penyelamatan lainnya yang sudah kita lakukan di kehidupan sehari-hari. Tentunya cara tadi dimulai dengan sebuah keputusan untuk melakukan hal yang tepat agar dapat menjaga diri dan orang lain tetap aman.
ADVERTISEMENT
Prinsip yang sama juga dapat kita terapkan pada protokol kesehatan saat pandemi ini, seperti mencuci tangan, menjaga jarak, dan mengenakan masker di tempat umum.
  1. Cepat tanggap terhadap perubahan dan banyak menyaring informasi
Wawasan ilmiah baru tentang penyebab virus mengubah perspektif para ahli dari hari ke hari, yang menyebabkan kebingungan. Kamu mungkin bertanya pada diri sendiri: Apakah saya masih perlu mendisinfeksi bahan makanan? Apakah saya perlu memakai masker di mobil? Apakah anak saya aman bermain di halaman?
Walaupun terasa membingungkan untuk diterima tapi saat ini kita harus tetap mengikuti perkembangan mengenai virus ini. Dengan catatan tetap konsumsi informasi yang dapat dipercaya untuk mendapatkan banyak banyak fakta baru yang bermunculan. Sehingga penting untuk menyaring informasi untuk diterapkan demi kesehatan kita.
ADVERTISEMENT
  1. Lakukan tindakan pencegahan menjadi sebuah kebiasaan
Pandemic Fatigue dan Cara Mengatasinya (261635)
Ilustrasi menjalankan protokol kesehatan. Foto: shutterstock
Kuncinya adalah mengulangi langkah baru yang saat ini dilakukan hingga menjadi sebuah kebiasaan. Saat menerapkan protokol kesehatan, jangan biarkan kamu berpikir sedang mengerjakan tugas yang harus dikerjakan tapi lakukanlah seperti rutinitas. Jika dilakukan dengan komitmen, seiring berjalannya waktu, kamu akan menemukan saat mengenakan masker atau mencuci tangan akan menjadi sebuah kebiasaan baru yang baik tanpa perlu berpikir terlebih dahulu.
  1. Siapkan persediaan yang diperlukan
Pastikan kamu telah menyiapkan masker, hand sanitizer, atau barang lainnya saat dibutuhkan. Jadi untuk mengurangi hambatan dalam memakainya, kamu bisa memiliki beberapa masker dan menyimpannya di berbagai tempat.
Ide yang sama dapat diterapkan pada kebersihan tangan. Menyimpan botol kecil pembersih tangan di beberapa tempat dapat mendorong kamu untuk menggunakannya dengan mudah dan sering (tidak lupa).
ADVERTISEMENT
  1. Mengambil pelajaran dari kisah orang lain
Masih banyak orang yang berpikir terjangkit COVID-19 adalah hal yang hampir mustahil, namun kenyataannya, virus corona dapat menyerang siapa saja tanpa pandang bulu. Kamu dapat membaca cerita tentang seseorang yang telah berhasil melalui virus mengerikan ini sehingga kamu dapat mengambil pelajaran dari kisah tersebut dan membuatmu lebih waspada.
  1. Beradaptasi dengan Kehidupan Baru Selama Pandemi
Dan penting untuk tidak menyerah, sebagaimana yang kita tahu pandemi ini tidak akan hilang dalam waktu dekat. Pencegahan diperlukan sampai ada pengobatan atau vaksin dan bisa memakan waktu berbulan-bulan.
Maka kita harus beradaptasi dan lakukan kegiatan dengan cara-cara baru yang lebih aman sesuai dengan prosedur kesehatan yang dianjurkan. Menerima kenyataan yang baru dan tetap berkomitmen pada kebiasaan baik yang dapat dilakukan sebagai bentuk pencegahan.
ADVERTISEMENT
Memang ini bukan situasi yang mudah untuk dilalui. Namun percayalah upaya ini bisa kamu lakukan bukan hanya untuk melindungi dirimu sendiri, tapi juga orang-orang yang kamu sayang. Jadilah pahlawan untuk dirimu sendiri dan mereka. #staysafe #stayhealthy