Kumplus- Cover Fiksi Linda Christanty- Operasi Rahasia
25 April 2021 14:36

Operasi Rahasia

Lelaki itu masih disekap dalam sel khusus. Tidak begitu jelas apa yang membuatnya masih berada di situ. Apakah ia terlalu istimewa bagi penculiknya dibandingkan yang lain? Di mana keistimewaannya? Apakah jawaban-jawabannya membuat penculik menganggap ia lebih berbahaya dibanding yang lain? Orang-orang berbahaya yang pernah disekap di markas itu telah dipindahkan ke markas polisi sebulan sebelum presiden mundur.
Ia mengalami berbagai penyiksaan berat, sehingga makin sukar mengingat apa pun. Rasa takut membuatnya sampai ngeri untuk bernafas. Ketika penjaga membuka pintu sel dan meletakkan nampan makanan, ia sering menahan nafas. Ia bernafas lagi setelah penjaga pergi.
Pikiran para penculik sukar dipahami. Kejahatan adalah sebuah dunia tersendiri. Seorang perempuan menculik lima orang yang datang ke toko rotinya. Pada pertemuan pertama ia menjanjikan korban memperoleh pekerjaan. Sasarannya perempuan putus asa yang menganggur. Ia membunuh mereka dengan pisau daging. Ia menampung darah mereka dalam baskom. Ia juga memotong-motong tubuh mereka. Daging mereka dimasukkannya ke mesin penggiling dicampur darah tadi dan tepung untuk dijadikan adonan roti. Ketika ditanya polisi alasannya menculik dan membunuh perempuan pengangguran, ia menjawab persembahan jiwa itu diharapkan dapat menyelamatkan jiwa putranya di medan perang. Keuntungan kejahatannya ganda. Ia juga memperoleh uang dari penjualan roti berbahan manusia.

Hanya 20 ribu sebulan,
dapatkan ratusan konten premium kumparan+
Langganan Sekarang