Anies Baswedan: Salah Satu Masalah di Jakarta adalah Kesenjangan

Tulisan dari Lutfan Dharmawan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Jakarta sebagai ibu kota negara memiliki beragam cerita, baik dari infrastruktur hingga sumber daya manusianya. kumparan Onboarding batch 2 mengundang gubernur terpilih DKI Jakarta, Anies Baswedan pada Selasa (14/11).
Dalam pemaparannya, Anies menyampaikan bahwa salah satu permasalahan utama yang dihadapi oleh Jakarta adalah kesenjangan.
“Tantangan di Jakarta besar, tidak sederhana. Tantangan kelas menengah mungkin berkutat dengan macet dan banjir, kalau ditanya kelas umum jawabannya akan beda sekali,” ujarnya.
Permasalahan yang dimaksud adalah kesenjangan, bila dikerucutkan akan berujung pada masalah kemiskinan. Menurut Anies saat ini terdapat 3 juta masyarakat Jakarta yang berpenghasilan dibawah 1 juta.
Ketimpangan yang dimunculkan karena kemiskinan ini berimplikasi pada berbagai masalah lainnya, salah satunya pendidikan.
“Saat ini terdapat 32% pelajar di Jakarta yang tidak lulus SMA. Daerah paling parah hampir setengah pelajar SMA di Jakarta Utara tidak lulus SMA,” lanjutnya.
Permasalahan tersebut menjadi acuan dalam program kerja pemprov DKI saat ini.
Menurut Anies, pembangunan di Jakarta tidak bisa hanya mengacu pada infrastruktur saja tetapi harus melihat aspek pembangunan manusianya. Anies optimis bahwa ke depannya kesan terhadap Jakarta tidak lagi berbicara terkait kemacetan, banjir, pengangguran, tetapi akan berubah menjadi kota yang memanusiakan manusianya.
