kumplus- Cover story fiksi Mahfud Ikhwan (chapter 9)

Kekalahan yang Meremukkan (4)

Mahfud Ikhwan
Novelis yang mencintai sepak bola dan film India. Pemenang pertama Sayembara Novel DKJ 2014 dan Kusala Sastra Khatulistiwa 2017. Ia menulis novel Ulid; Kambing dan Hujan; Dawuk. Novel terbarunya adalah Anwar Tohari Mencari Mati (Marjin Kiri, 2021).
7 Maret 2021 9:21 WIB
·
waktu baca 7 menit
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Lantai koridor yang mulus membuat sandal meluncur dengan mudah. Tapi tentu benda itu tak bergulir sebagaimana bola. Maka, agar tak konyol kelewat lama, kami kemudian memanfaatkan bola plastik pecah bekas anak-anak di halaman. Tentu saja itu kekonyolan lain. Ya, lumayan, meskipun lagi-lagi benda itu hanya bergeser alih-alih bergulir.
Ketika bola plastik pecah itu sudah benar-benar tak terpakai, kami mengambil boneka kayu Si Unyil dari lemari kelas dan mencabut kepalanya.
Jika kuingat-ingat, perlakuan itu tak hanya kejam bagi Si Unyil, tetapi juga bagi kaki-kaki kami. Tapi mana kami peduli? Yang penting kami bisa bermain bola.
Lanjut membaca konten eksklusif ini dengan berlangganan
Keuntungan berlangganan kumparanPLUS
check
Ribuan konten eksklusif dari kreator terbaik
check
Bebas iklan mengganggu
check
Berlangganan ke newsletters kumparanPLUS
check
Gratis akses ke event spesial kumparan
check
Bebas akses di web dan aplikasi
Kendala berlangganan hubungi [email protected] atau whatsapp +6281295655814
Sedang memuat...0 Konten
Sedang memuat...0 Konten
Sedang memuat...0 Konten
Sedang memuat...0 Konten
Sedang memuat...0 Konten