kumparan
7 Okt 2019 20:27 WIB

Kepsek yang Anaknya Mengamuk di Sekolah, Pernah Lempar Gunting ke Guru

Sejumlah orangtua murid protes dengan kelakuan Kepsek SDN 187 Pinrang (Makassar Indeks).
Pinrang -- Orangtua murid SD Negeri 187 Pinrang mendesak pihak Dinas Pendidikan Pinrang, salah satu orangtua murid SDN 187 yang mendesak Kepsek mundur yakni Naima.
ADVERTISEMENT
Naima mengatakan, apa yang dilakukan anak Kepsek tersebut yang sudah mempertontonkan arogansinya di sekolah. Untuk itu ia meminta dinas terkait agar mengevaluasi kinerja kepsek di tempat anaknya bersekolah.
Orangtua murid tersebut menilai jika Kepsek SDN 187 Pinrang, Hj Armi Arifin sudah tidak mencerminkan sebagai seorang pendidik.
"Maka itu kami dari orang tua murid mendesak dinas terkait untuk melengserkan kepala UPT SDN 187 untuk mundur dari jabatannya" kata Naima di SDN 187, saat menghantar anaknya bersekolah, Senin (7/10).
Orangtua tersebut beralasan jika perilaku Kepsek, tersebut tidak mencerminkan perilaku sebagai tenaga pendidik, ia menuturkan beberapa waktu lalu, sebelum anaknya datang mengamuk.
Polisi mendatangi SDN 187 Pinrang terkait mengamuknya anak Kepsek di sekolah tersebut, Senin (7/10).
Ia datang menghantarkan anaknya ke sekolah dan menyaksikan seorang guru dilempar dengan sebuah gunting.
ADVERTISEMENT
"Masa', di depan murid, dia melempar guru pake gunting, itu ada anak-anak sekolah disitu," ujarnya.
Selain itu kata dia, kepala sekolah itu juga kerap mengeluarkan kata-kata yang tidak pantas di dengar dengan ucapan kata-kata binatang.
Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pinrang H.Muzakkir mengatakan, posisi Hj Armi Arifin akan segera di geser sebagai Kepsek di SDN 187 Pinrang.
H. Muzakkir tidak menjelaskan persoalan secara rinci akan soal mutasi Kepsek tersebut. Ia hanya mendapatkan laporan para guru dan orang tua murid. Bahkan informasi soal mengamuknya anak kepsek di Sekolah lantaran orangtuanya di demo sejumlah guru di DPRD Pinrang beberapa waktu lalu.
"Untuk sementara kita tempatkan Pengawas SD Kecamatan Wattang Sawitto Hj Farida, sebagai pelaksana tugas (Plt) dan berkantor di SDN 187," ujar H Muzakkir, Kabid Pembinaan Dikbud Pinrang.
ADVERTISEMENT
Sebab kata dia, Proses pembelajaran di sekolah ini harus terus dilakukan, sehingga tidak mengorbankan murid-murid.
"Untuk pengganti Kepsek Hj. Armi Arifin, akan di koordinasikan dengan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dan kita sudah tempatkan sementara H Farida dulu," tambahnya.
Pihak Diknas Pinrang belum mengetahui secara pasti status anak kepsek yang di periksa di Polsek Wattang Sawitto usai mengamuk dan mengancam sejumlah guru yang sedang melakukan proses belajar-mengajar. " Kita belum tahu soal proses hukum, nanti polsek yang jelaskan," tambahnya.
Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan