kumparan
3 Agustus 2019 14:19

KPU Usulkan Anggaran Pilwakot Makassar Rp 96 Milliar

KPU (Ilustrasi)
Makassar -- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Makassar mengusulkan anggaran untuk Pemilihan Wali Kota Makassar (Pilwalkot) tahun 2020 mendatang sebesar Rp 96 milliar lebih. Angka tersebut naik 30 persen dari anggaran Pilwalkot 2018 lalu, dengan nilai Rp 60 Milliar.
ADVERTISEMENT
Ketua KPU Makassar, Farid Wajdi, mengatakan ada beberapa faktor sehingga anggaran yang diusulkan naik menjadi Rp 96 Milliar, terkhusus belanja logistik serta anggaran untuk kotak suara yang baru.
Farid mengatakan, kotak suara yang tahun 2014 dan 2018 lalu sudah tidak layak pakai.
"Kotak suara yang digunakan sebelumnya sudah tidak layak, dan itu kami lakukan peremajaan, di mana Pilkada 2018 lalu juga digunakan bersamaan dengan Pilgub 2018. Nah di situ ada sharing budget antara pemprov dan pemkot. Nah sekarang tidak, (pemkot) sendiri, jadi dampaknya ditanggung sendiri oleh pemerintah kota,” kata Farid, Sabtu (3/8).
KPU Makassar menganggarkan Rp 96 milliar tersebut juga akan mengakomodir 7 pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar nantinya, dengan rincian 4 paslon dari parpol dan 3 dari jalur perseorangan (independen).
ADVERTISEMENT
"Nah ini yang perlu dipahami, di mana jika ada pencalonan perseorangan yang tidak bisa diprediksi. Hal itu berdampak pada verifikasi dukungan. Di situ mahalnya anggaran karena verifikasinya sulit," tambahnya.
Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan