Kumparan Logo
Blokir.jpg

Makassar Macet, Mahasiswa Makassar Demo Tolak Pengesahan Revisi UU

Makassar Indeks

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Mahasiwa UMI Demo dan blokade jalan di depan kampusnya di Jalan Urip Sumoharjo Makassar, Senin (23/9).
zoom-in-whitePerbesar
Mahasiwa UMI Demo dan blokade jalan di depan kampusnya di Jalan Urip Sumoharjo Makassar, Senin (23/9).

Makassar -- Puluhan mahasiswa dari Kampus Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar berunjuk rasa dibeberapa lokasi di Kota Makassar, mulai dari depan kampus UMI di jalan Urip Sumoharjo, hingga di Flyover Pettarani dan kembali melakukan aksi di Kantor Gubernur Sulsel, Senin (23/9).

Aksi mahasiswa dari Kampus UMI tersebut terkait dengan penolakan pengesahan revisi UU KPK.

"Aksi kami ini sudah jelas untuk menolak revisi UU KPK,dimana revisi yang dimaksud tidak pro terhadap kepentingan rakyat. Ini merupakan revisi yang mempermudah para koruptor untuk mencuri uang negara. Intinya kami menolak segala bentuk yang melemahkan demokrasi," kata koordinator aksi kampus UMI, Arul.

Selain di kampus UMI, mahasiswa kampus Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar dijalan perintis kemerdekaan juga turun kejalan dengan aksi penolakan Revisi UU KPK.

Mahasiswa UMI blokade jalan Urip Sumoharjo Makassar menuju arah Perintis Kemerdekaan (Makassar Indeks).

Mahasiswa melakukan pemblokiran jalan dan membakar ban bekas, akibatnya jalur perintis kemerdekaan macet hingga ke jalan Urip sumoharjo Makassar.

Bahkan aparat kepolisian yang menagamankan aksi demo tersebut kewalahan mengatur ruas jalan yang sudah dikepung macet. Antrian kendaraan pun terjadi sejak pukul 12:00 wita hingga sampai pukul 16:50 Wita.

Aksi demo mahasiswa UMI bakar ban bekas di jalan Urip Sumharjo Makassar (Makassar Indeks).

Pantauan Makassar Indeks, jalur Urip Sumoharjo mengarah ke jalan Perintis Kemerdekaan dan arah sebaliknya masih terpantau macet.

Aksi ini merebak jelang pelantikan Presiden RI Joko Widodo, dimana tidak hanya di Kota Makassar melakukan aksi untuk melakukan protes kepada Jokowi dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) yang berencana untuk mengesahkan sejumlah rancangan undang-undang.

Aksi demo serentak selain di Makassar juga digelar di Kota Bandung, Yogyakarta, Riau, Jakarta hingga Papua.