Pencarian populer
PUBLISHER STORY
25 April 2019 18:36 WIB
0
0

Penerimaan CPNS Di Sulsel Buka September 2019

Menpan RB Syarifuddin disambut Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah saat tiba di Makassar, Kamis (25/4). (Makassar Indeks)

Makassar -- Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) membeberkan jika seleksi penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) kembali bakal di buka pada September 2019 mendatang.

Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah mengaku jika menyambut baik adanya informasi penerimaan CPNS pada tahun 2019 dari Kemenpan RB melalui Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB), Syafruddin saat ditemui kemarin, Kamis (25/4) di Makassar.

Dimana pada penerimaan CPNS September 2019, Kemenpan RB akan menyiapkan kuota hingga 100 ribu formasi. Didominasi formasi tenaga teknis, seperti tenaga pendidik dan tenaga kesehatan.

"Yah benar kita di Sulsel menjadi keharusan itu, penerimaan CPNS dibutuhkan karena banyak pegawai lingkup pemerintah kota atau kabupaten yang pensiun setiap tahunnya. Jadi pada dasarnya moratorium untuk penerimaan CPNS sudah dicabut. Sebab, tak ada penggantian dari para ASN yang telah pensiun dan berhenti masa tugasnya," kata Nurdin Abdullah, Jumat (26/4).

Prof Nurdin sapaan akrabnya mengaku jika titik beratnya bukan pada kuantitas. Ia menilai, selama ini banyak pekerjaan yang mestinya diselesaikan satu orang, tetapi dikerjakan 10 orang. Pemborosan tenaga.

"Makanya tugas-tugas pegawai mesti dimaksimalkan. Selama ini, banyak yang mengerjakan satu tugas bersamaan, padahal cukup satu orang saja yang menanganinya" ungkapnya.

Untuk diketahui sebelumnya jika Menpan RB Syarifuddin mengatakan, seleksi penerimaan CPNS di Sulsel dimungkinkan ada, jika kepastian soal Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja atau PPPK telah selesai digelar. selanjutnya adalah tingkatan penerimaan PNS.

"Yah nanti itu akan dimulai September atau paling lambat triwulan IV. Dimana penerimaan dititik beratkan untuk tenaga teknis. Termasuk kuota bagi tenaga guru dan kesehatan. Itu sudah jelas jika kuota ini paling dibutuhkan, ujar mantan Wakapolri.

Sementara itu Plt Kepala BKD Sulsel, Lubis L mengatakan, sudah mengusulkan kebutuhan pegawai mereka untuk semua posisi. Kebutuhan mereka sebanyak 2.000 pegawai, terutama untuk posisi guru dan tenaga kesehatan di lapangan.

Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.33