Konten dari Pengguna

Cara Membaca Hasil USG, Pahami dan Amati!

Mama Rempong

Mama Rempong

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Mama Rempong tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi dokter menerangkan hasil USG kepada ibu hamil. Foto: Freepik
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi dokter menerangkan hasil USG kepada ibu hamil. Foto: Freepik

Di masa kehamilan, cara membaca hasil USG bisa dibilang menjadi hal yang bikin kita bingung sekaligus penasaran.

Sebagai salah satu pengalaman yang paling dinantikan, melihat gambaran perkembangan si kecil dalam kandungan memang kurang lengkap kalau kita enggak memahami maksud dari hasil USG tersebut.

Ultrasonografi (USG) dalam kehamilan itu sendiri adalah teknik pencitraan yang memanfaatkan gelombang suara berfrekuensi tinggi untuk memperoleh gambaran janin di dalam rahim, seperti yang dijelaskan oleh Healthline.

Dari sana, dokter dapat mengevaluasi pertumbuhan dan perkembangan bayi hingga mendeteksi usia kehamilan. Apakah ada di antara kamu yang tengah mengalami kebingungan membaca gambaran janin itu?

Jangan khawatir, Mama akan membagikan informasi seputar cara membaca hasil USG itu. Langsung saja, simak uraiannya di bawah ini, ya!

Cara Membaca Hasil USG

Ilustrasi ibu hamil mengamati hasil USG. Foto: Freepik

1. Baca dan Pahami Istilah dalam USG

Pada saat pemindaian terhadap rahim ditampilkan ke dalam monitor di ruang pemeriksaan, akan ada beberapa istilah yang muncul di layar monitor itu, bumil. Apa saja?

Berikut beberapa istilah yang dijelaskan oleh Embriology yang dapat kita temukan dalam hasil USG.

  • BPD atau Biparietal Diameter

BPD merupakan istilah yang digunakan dalam menentukan usia janin dan perkembangan lingkar kepala yang dipatok dari pengukuran diameternya.

  • CRL atau Crown-Rumph Length

CRL merupakan jarak dari puncak kepala janin menuju ekor atau bokong bayi yang cenderung berbentuk melingkar atau sedikit menyerupai huruf C.

  • FL atau Femur Length

FL digunakan sebagai istilah yang merujuk pada penentuan usia janin serta perkembangan yang ada pada panjang tulang kakinya.

Ilustrasi pemeriksaan USG. Foto: Freepik
  • HC atau Head Circumference

Enggak berbeda dari penerjemahannya ke dalam bahasa Indonesia, HC adalah istilah yang menunjukkan gambaran lingkar kepala janin.

  • GS atau Gestational Sac

Istilah selanjutnya ini, yaitu GS, merupakan skala kantong kehamilan yang berupa bulatan hitam di hasil USG. Umumnya, dia muncul pada pemeriksaan USG di trimester awal.

  • GA atau Gestational Age

Ada pula Gestational Age atau GA. GA ini merupakan perkiraan usia kehamilan, ya. Dia diperoleh dari pengukuran terhadap panjang tungkai lengan, tungkai kaki, dan diameter kepala. Biasanya, pemeriksaan ini dilakukan saat kehamilan memasuki trimester kedua.

  • AC atau Abdominal Circumference

AC digunakan untuk merujuk pada ukuran diameter perut janin.

  • EDD atau Estimated Due Date

Di istilah atau singkatan terakhir ini, kita dapat mengetahui perkiraan tanggal kelahiran.

Ilustrasi pemeriksaan USG. Foto: Freepik

Dari seluruh istilah yang tercantum dalam hasil USG itu, kita dapat membaca ukuran tubuh hingga usia bayi di dalam kandungan. Selain itu, dokter juga akan mengevaluasi pertumbuhan dan perkembangan janin dari hasil pengukuran yang ditemukan.

Bila hasilnya enggak sesuai dengan nilai normal, hal itu bisa segera terdeteksi hingga dapat pula diatasi.

2. Amati Warna pada Hasil USG

Bila diamati, hasil USG itu punya 3 warna lho, ada hitam, abu-abu dan sedikit putih. Menurut Go Life, perbedaan warna ini dibentuk oleh kepadatan yang bervariasi dari berbagai bagian dalam rahim yang terdeteksi oleh gelombang suara.

Warna hitam menandakan cairan, sementara abu-abu menandakan jaringan, dan warna putih mengartikan bagian tulang. Dari ketiganya itu, kita dapat mengamati dominasi warna abu-abu sebagai jaringan rahim dan warna hitam yang merupakan cairan ketuban.

Dari warna hitam itu pula, kita bisa tahu bahwa objek yang dikelilinginya adalah gambaran sang bayi.

3. Amati Tubuh Bayi

Mengutip Go Life, di dalam hasil USG, pada setiap pemeriksaan terdapat gambaran perkembangan bayi yang luar biasa, Ma. Beberapa detail yang bisa kita amati di antaranya adalah 3 poin ini.

Ilustrasi ibu hamil berfoto bersama hasil USG. Foto: Freepik
  1. Di usia kehamilan 8 minggu, janin berukuran sama dengan gumpalan kecil berbentuk kacang.

  2. Memasuki usia 12 minggu, kepala bayi mulai terlihat.

  3. Mencapai minggu ke-20, akan ikut terlihat jantung, kaki, mata, bahkan tulang belakang bayi.

4. Ketahui Jenis Kelamin Bayi

Pemeriksaan terhadap jenis kelamin ini baru bisa dilakukan pada minggu ke-18 hingga ke-22 dari kehamilan, ya.

Pendeteksiannya pun terbilang susah-susah gampang karena harus menunggu posisi yang pas untuk menangkap tanda yang bisa dijadikan penentuan jenis kelamin mereka.

Biasanya, bila yang ditemukan adalah bentuk menyerupai kepala kura-kura, itu bisa menandakan bahwa jenis kelamin bayi kita adalah laki-laki sedangkan bila bentuknya menyerupai hamburger itulah tanda bayi berjenis kelamin perempuan.

Sekianlah, informasi tentang cara membaca hasil USG yang bisa Mama bagikan. Dari seluruh informasi yang kita ketahui itu, pertumbuhan dan perkembangan bayi yang terdeteksi dalam hasil USG dapat diamati dari satu pemeriksaan ke pemeriksaan selanjutnya.

Semoga bisa mengatasi kebingungan kamu, ya. Sehat-sehat terus hingga hari persalinan tiba!

Frequently Asked Question Section

Apa itu Gestastional Age dalam hasil USG?

chevron-down

Gestational Age atau GA merupakan perkiraan usia kehamilan. Dia diperoleh dari pengukuran terhadap panjang tungkai lengan, tungkai kaki, dan diameter kepala. Biasanya, pemeriksaan ini dilakukan saat kehamilan memasuki trimester kedua.

Apa itu CRL dalam hasil USG?

chevron-down

CRL atau Crown-Rumph Length merupakan jarak dari puncak kepala janin menuju ekor atau bokong bayi yang cenderung berbentuk melingkar atau sedikit menyerupai huruf C.

Kapan pemeriksaan USG untuk mengetahui jenis kelamin dilakukan?

chevron-down

Pemeriksaan terhadap jenis kelamin ini baru bisa dilakukan pada minggu ke-18 hingga ke-22 dari kehamilan.

(TMA)