Obat Penambah Darah untuk Ibu Hamil, Perlukah Dikonsumsi?

Konten dari Pengguna
24 Mei 2022 16:38
·
waktu baca 3 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Tulisan dari Mama Rempong tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Obat Penambah Darah untuk Ibu Hamil, Perlukah Dikonsumsi? (12039)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi obat penambah darah untuk ibu hamil (Sumber: Pexels)
ADVERTISEMENT
Namanya juga ibu hamil, pasti deh banyak banget pertanyaan terkait dengan kondisi kehamilan kita, salah satunya mungkin adalah obat penambah darah untuk ibu hamil.
ADVERTISEMENT
Bagi Mama-Mama yang kini sedang hamil, apakah kamu sering mengalami pusing atau mudah lelah? Perlu kamu ketahui, saat hamil otomatis sel darah merah pada tubuh kita bakal bekerja dua kali lipat dibandingkan sebelum hamil. Buat mengoptimalkan produksi sel darah merah dalam tubuh, Mama-Mama memerlukan asupan zat besi yang cukup.
Apabila kamu kekurangan zat besi, maka Mama-Mama rentan terkena anemia yang membuat tubuhmu menjadi lebih mudah pusing maupun merasa lelah.
Menurut laman resmi American Pregnancy, anemia merupakan suatu kondisi medis di mana tubuh kekurangan sel darah merah yang sehat guna mengangkut oksigen ke seluruh tubuh. Ketika tubuh tidak mendapatkan oksigen yang cukup, maka banyak organ maupun jaringan yang tidak berfungsi dengan baik. Sekitar 14-62 persen wanita hamil rentan terkena keluhan anemia ini.
ADVERTISEMENT
Sebenarnya sekarang sudah banyak suplemen zat besi buat mengatasi anemia ini. Namun, untuk Mama-Mama yang sedang mengandung, obat penambah darah untuk ibu hamil ini aman enggak ya buat dikonsumsi?
Daripada bertanya-tanya terus, yuk cek penjelasannya yang telah Mama rangkum dari berbagai sumber ini.

Obat Penambah Darah untuk Ibu Hamil Perlukah Dikonsumsi

Obat Penambah Darah untuk Ibu Hamil, Perlukah Dikonsumsi? (12040)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi obat penambah darah untuk ibu hamil (Sumber: Pexels)
Perlu Mama-Mama ketahui, saat kamu hamil, otomatis kebutuhan nutrisi buat tubuhmu akan bertambah guna mengoptimalkan tumbuh kembang janin di dalam kandungan. Dari berbagai nutrisi yang dibutuhkan bumil, asupan zat besi enggak boleh ketinggalan loh, Ma.
Zat besi untuk ibu hamil sangat berperan penting buat Mama-Mama serta bayi di dalam perut. Saat awal kehamilan, zat besi ini dibutuhkan buat pembentukan sel darah merah bagi tubuh.
ADVERTISEMENT
Sebagaimana yang tadi telah Mama jelaskan sebelumnya, kekurangan zat besi bisa membuat Mama-Mama mengalami anemia. Gejala anemia biasanya ditandai dengan kulit pucat, mudah pusing, serta lelah.
Kalau dibiarkan, anemia bisa berdampak buruk bagi Mama-Mama dan janin, mulai dari bayi lahir prematur, cacat kelahiran, bayi lahir dengan berat badan rendah, hingga risiko kematian janin.
Dilansir laman Mom Junction, ibu hamil umumnya membutuhkan 500mg zat besi per harinya. Buat memenuhi asupan zat besi ini, kamu bisa mengonsumsi makanan yang tinggi zat besi, seperti bayam, daging merah, kacang-kacangan, susu, hingga brokoli.
Obat Penambah Darah untuk Ibu Hamil, Perlukah Dikonsumsi? (12041)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi obat penambah darah untuk ibu hamil (Sumber: Pexels)
Lalu, bagaimana dengan obat penambah darah atau suplemen zat besi buat ibu hamil? Apakah aman untuk dikonsumsi?
Sebenarnya obat penambah darah untuk ibu hamil aman-aman saja untuk dikonsumsi. Meski begitu, enggak semua ibu hamil harus mengonsumsinya. Soalnya sebagian besar kandungan zat besi sudah ada pada makanan serta susu khusus kehamilan yang kamu konsumsi sehari-hari.
ADVERTISEMENT
Hanya saja, kalau saat hamil kamu mengalami anemia, konsumsi obat penambah darah bisa menjadi solusi untuk menambah kebutuhan zat besi.
Sebaiknya, sebelum mengonsumsi obat penambah darah ini, kamu juga perlu berkonsultasi dulu dengan dokter kandungan. Soalnya pemberian suplemen ini perlu disesuaikan dengan kondisi tubuh Mama-Mama masing-masing.
Biasanya kalau Mama-Mama yang disarankan meminum obat penambah darah ini, dosis idealnya adalah 1 kapsul per hari. Kamu bisa meminumnya pada waktu makan, usai makan, atau sesuai dengan anjuran dari dokter.
Jadi, bisa disimpulkan kalau obat penambah darah untuk ibu hamil boleh dikonsumsi namun tergantung dari kondisinya masing-masing ya, Ma.
Meski diperbolehkan buat mengonsumsi suplemen penambah darah, jangan lupa juga buat Mama-Mama selalu mengonsumsi makanan yang bergizi, perbanyak minum air putih, perhatikan waktu istirahat, dan berolahraga teratur ya. Supaya kehamilanmu tetap sehat hingga nanti waktunya persalinan.
ADVERTISEMENT
Semoga informasi ini bermanfaat untukmu ya, Ma!
(AN)
Berapakah kebutuhan zat besi yang diperlukan ibu hamil per harinya?
chevron-down
Apa saja gejala dari anemia?
chevron-down
Makanan apa saja yang tinggi zat besi yang bisa dikonsumsi oleh ibu hamil?
chevron-down
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020