Mom
·
7 Juli 2021 17:15
·
waktu baca 3 menit

Perkembangan Janin 4 Bulan: Saraf Motorik Mulai Terbentuk

Konten ini diproduksi oleh Mama Rempong
Perkembangan Janin 4 Bulan: Saraf Motorik Mulai Terbentuk (1251680)
searchPerbesar
Ilustrasi perkembangan janin 4 bulan (Sumber: Unsplash)
Kalau pada trimester awal, Mama-Mama belum dapat merasakan pergerakan janin, lalu bagaimana dengan perkembangan janin 4 bulan? Memasuki trimester kedua, si kecil mulai menampakkan kehadirannya nih ke Mama-Mama.
ADVERTISEMENT
Pada usia 4 bulan, sudah terasa kan kalau bayi di dalam kandunganmu sudah mulai melakukan gerakan menendang?
Bobot tubuh Mama-Mama juga semakin terlihat perubahannya. Sepertinya ini saatnya yang tepat sih untukmu mulai mengenakan baju hamil yang nyaman buat dipakai saat mengandung ini.
Ada beberapa Mama-Mama yang pada usia kehamilan 4 bulan ini masih mengalami keluhan seperti mual, muntah, sakit punggung, bahkan mimisan yang bisa saja terjadi. Mungkin di sini ada Mama-Mama yang masih merasakan semua itu?
Namun dibalik setiap ketidaknyamanan yang kita rasakan, tentunya bahagia banget ketika mengetahui tumbuh kembang bayi yang ada di dalam kandungan semakin pesat. Jadi apa saja sih perkembangan janin 4 bulan? Simak selengkapnya di sini ya!
ADVERTISEMENT

Perkembangan Janin 4 Bulan

Perkembangan Janin 4 Bulan: Saraf Motorik Mulai Terbentuk (1251681)
searchPerbesar
Ilustrasi perkembangan janin 4 bulan (Sumber: Unsplash)
Perkembangan bayi 4 bulan terhitung sejak minggu ke-17 hingga ke-20. Berikut perkembangannya dari minggu ke minggu:
1. Minggu ke-17
Bicara soal pertumbuhannya, pada minggu ke-17 ini, berat janin sudah mencapai 120 gram. Pada saat ini rahim mulai nampak oval, sehingga posisi rahim mulai terdorong dari rongga panggul mencapai arah perut. Otomatis usus Mama-Mama menjadi terdorong dan mencapai daerah hati. Enggak heran kalau kamu sesekali merasakan ada tusukan di ulu hati akibat ini.
Tulang bayi di usia ini sudah mulai mengeras. Begitu pula persendiannya yang mulai fleksibel. Kamu juga bisa mulai merasakan kalau bayi mengalami cegukan.
Untuk tampilan fisik bayi, bentuk telinganya sudah mulai sempurna. Namun kedua matanya masih terpejam, tetapi dia sudah bisa mulai merasakan jika ada cahaya yang terang.
ADVERTISEMENT
2. Minggu ke-18
Pada minggu ini, si kecil sudah bisa mendengarkan suara dari luar tubuhnya, misalnya suara orang tuanya atau suara dari tv yang menyala. Bahkan bayi juga sudah bisa merespon dengan bergerak jika mendengar suara Mama-Mama.
Kamu juga bisa merasakan kalau gerakan janin menjadi semakin aktif. Dia sudah bisa memperlihatkan gerakan seperti menendang dan meninju saat di dalam kandungan.
Tak hanya itu, ikatan emosi atau bonding antara Mama-Mama dan si kecil juga sudah mulai terbentuk. Bayi di dalam kandungan bisa merasakan emosimu, mulai dari bahagia maupun sedih. Ketika kamu lapar pun bayi kini sudah bisa merasakannya.
3. Minggu ke-19
Perkembangan Janin 4 Bulan: Saraf Motorik Mulai Terbentuk (1251682)
searchPerbesar
Ilustrasi perkembangan janin 4 bulan (Sumber: Unsplash)
Memasuki minggu ke-19, janin sudah memiliki panjang sekitar 23 centimeter dengan berat sekitar 200 gram. Lalu pada usia ini, jutaan saraf motorik bayi mulai terbentuk di dalam otaknya. Alhasil dia sudah mulai dapat membuat gerakan sadar contohnya mengisap jempol.
ADVERTISEMENT
Bayi juga mulai mengeluarkan vernix atau semacam lapisan seperti lilin yang berfungsi melindungi kulit dari cairan ketuban terhadap goresan dari jari kaki serta jari sendiri saat menendang dan menggulung.
Lalu sistem peredaran darahnya juga sudah sempurna karena tali pusar yang semakin menebal guna membawa liter darah dan nutrisi dari tubuh Mama-Mama ke bayi.
4. Minggu ke-20
Di minggu ini, panjang bayi telah mencapai 25 centimeter dan memiliki bobot mencapai 340 gram. Perkembangan otaknya semakin pesar pada minggu ini. Rambut pada kepalanya sudah mulai muncul.
Pada bayi perempuan, rahimnya pun telah terbentuk dengan sempurna. Sementara itu untuk bayi laki-laki, testisnya sudah mulai turun. Otot bayi juga semakin bertumbuh pada fase ini, yakni mencapai 200 kali per harinya.
ADVERTISEMENT
Itulah gambaran perkembangan janin usia 4 bulan. Meski sudah melewati masa morning sickness yang para, tapi Mama-Mama harus tetap menjaga kesehatanmu dan janin ya. Jangan lupa untuk mengonsumsi makanan bernutrisi tinggi serta rutin memeriksakan kehamilanmu.
(AN)