Tips Menabung Ibu Rumah Tangga dan Cara Menghemat Pengeluaran

·waktu baca 4 menit
Tulisan dari Mama Rempong tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Menjadi ibu rumah tangga tidak semudah yang dipikirkan oleh kebanyakan orang. Sebab, ia harus bisa melakukan segala urusan, mulai dari mengatur rumah tangga, mengurus buah hati, hingga mengelola keuangan keluarga.
Bahkan terkadang, ibu rumah tangga juga harus mencari uang tambahan untuk memenuhi kebutuhan hariannya. Agar kondisi finansial tetap terjaga, ibu rumah tangga disarankan untuk belajar cara menabung yang tepat.
Pelajari instrumen investasi untuk mempersiapkan tujuan finansial jangka panjang. Misalnya untuk membeli kendaraan, biaya pendidikan anak, dan lain-lain.
Jika disiplin dan konsisten, menabung bukanlah hal yang mustahil untuk dilakukan. Sebagai referensi, simak tips menabung untuk ibu rumah tangga selengkapnya dalam artikel berikut ini.
Tips Menabung untuk Ibu Rumah Tangga
Ibu rumah tangga perlu menabung dan menyisihkan uang lebih banyak untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya. Dikutip dari buku Financial Tips for Mom karya Rara Radyanti, dkk., berikut beberapa tips yang bisa diterapkan agar tabungan cepat terkumpul:
1. Catat semua pengeluaran
Sediakan buku catatan khusus keuangan. Kemudian, tuliskan semua pengeluran rumah tangga setiap bulannya, baik yang rutin ataupun tidak. Jangan lupa untuk mencatat nominal dan keperluannya.
2. Catat kebutuhan rutin setiap bulan
Untuk menyusun kebutuhan rutin setiap bulan, Anda bisa melihat kembali catatan pengeluaran. Jika sudah, catat kebutuhan tersebut beserta harganya.
Misalnya Anda memerlukan uang untuk membayar listrik senilai Rp400.000 setiap bulan. Maka, sisihkan uang untuk pos tersebut dan jangan gunakan untuk keperluan lain.
3. Segera atur keuangan setelah menerima gaji
Setelah menerima gaji suami, Anda bisa segera mengatur pos-pos pengeluaran dan kebutuhan selama satu bulan ke depan. Bayar keperluan yang sifatnya penting terlebih dahulu, misalnya cicilan KPR, cicilan mobil, dan lain-lain.
Baca juga: 8 Tips Menyiapkan Dana Liburan Bersama Keluarga
4. Investasi
Sisihkan uang setiap bulan untuk berinvestasi. Gunakan tabungan investasi tersebut untuk tujuan finansial jangka panjang, misalnya biaya pendidikan anak, membeli kendaraan baru, dan lain-lain.
5. Pisahkan uang menggunakan amplop
Setelah menentukan pos-pos pengeluaran dan kebutuhan, Anda bisa memisahkan uangnya menggunakan amplop. Ini dilakukan agar uang tidak terpakai untuk keperluan lain.
Sediakan beberapa amplop, kemudian beri tulisan sesuai dengan posnya. Misalnya amplop untuk biaya listrik, beli beras, beli bensin, dan lain-lain.
6. Gunakan prinsip 50 30 20
Prinsip menabung 50 30 20 yaitu mengalokasikan 50% gaji untuk kebutuhan pokok, 30% untuk keinginan, dan 20% untuk tabungan dan investasi. Cara ini dapat memudahkan ibu rumah tangga untuk menabung dan menyisihkan uangnya setiap bulan.
Baca juga: 3 Tips Siapkan Dana Darurat Keluarga
Bagaimana Cara Menabung 50 Juta dalam Setahun?
Menabung 50 juta dalam setahun bisa diwujudkan asal Anda konsisten dan disiplin. Pertama, Anda bisa menyesuaikannya dengan pendapatan atau gaji yang diterima. Bisa dari pendapatan suami atau gabungan dari pendapatan suami dan istri.
Misalnya, pendapatan yang diterima setiap bulannya adalah Rp10.000.000. Jika ingin mendapatkan tabungan 50 juta dalam setahun, Anda perlu menyisihkan uang sebesar Rp4.200.000 setiap bulannya.
Sementara sisanya, yaitu Rp5.800.000 bisa digunakan untuk kebutuhan dan keperluan lain. Agar berhasil, Anda perlu ketat dalam mengatur tabungan tersebut. Jangan campur uang tabungan untuk keperluan lainnya.
Bagi yang berpenghasilan harian, Anda bisa menyisihkan uang dengan nominal berapa pun. Berikut contoh skema nabung harian dan jumlah tabungannya yang akan didapatkan:
Menabung 20 ribu per hari, maka setahun dapat Rp7.300.000
Menabung 10 ribu per hari, maka setahun dapat Rp3.650.000
Menabung 5 ribu per hari, maka setahun dapat Rp1.825.000
Bagaimana cara Mengatur Keuangan agar Tidak Boros?
Dikutip dari buku Tips Mengelola Keuangan karya Eagle Oseven, berikut ini tips mengatur keuangan rumah tangga agar tidak boros yang bisa Anda terapkan:
1. Gabungkan penghasilan suami istri
Jika Anda dan pasangan sama-sama bekerja, sebaiknya gabungkan kedua penghasilan menjadi satu agar lebih mudah mengaturnya. Usahakan terbuka kepada pasangan tentang semua pos pengeluaran.
2. Sediakan dana darurat
Idealnya, dana darurat yang harus disediakan adalah 6x pengeluaran bulanan. Dana ini dialokasikan untuk hal-hal di luar pengeluaran rutin seperti biaya anggota keluarga yang sakit, reparasi kerusakan kendaraan, dan lain sebagainya.
3. Catat pengeluaran dan pemasukan
Kebutuhan rumah tangga cukup beragam dan banyak. Oleh karena itu, sebaiknya catat secara detail setiap pemasukan dan pengeluaran rumah tangga Anda. Ini dapat membantu Anda mengatur keuangan lebih baik lagi.
Baca juga: Tips Menghemat Uang Belanja Ibu
Bagaimana Cara Menghemat Pengeluaran Rumah Tangga?
Untuk menghemat pengeluaran rumah tangga, Anda perlu mengatur besaran penghasilan yang didapatkan setiap bulannya. Poin terpenting yang harus dilakukan adalah disiplin.
Pertama-tama, setelah mendapatkan gaji atau penghasilan, Anda bisa menariknya langsung di ATM dalam bentuk uang tunai. Kemudian, masukkan uang tersebut ke dalam amplop atau money organizer sesuai kebutuhan.
Catat detail pengeluaran setiap harinya. Misalnya untuk beli sayur, beli beras, jajan anak, beli bensin, dan lain-lain. Pisahkan uang di amplop yang berbeda sesuai dengan pos-posnya.
Kemudian setelah akhir bulan, hitung total pengeluaran. Lihat pos mana yang berhasil dihemat dan pos mana yang mengeluarkan uang lebih dari anggaran.
Apabila penggabungan gaji Anda dan suami hanya sebesar 2 juta, cara mengaturnya adalah dengan memperhatikan pengeluaran yang mendesak terlebih dahulu. Misalnya untuk kebutuhan pokok, cicilan, dan lain-lain.
Kemudian, tabung sisa uang tersebut dengan rutin setiap bulannya. Meski nominal tabungannya tidak begitu banyak, setidaknya Anda berhasil mengelola gaji 2 juta tersebut dengan bijak.
(MSD)
Frequently Asked Question Section
Apa yang dimaksud dengan menabung 50 30 20?

Apa yang dimaksud dengan menabung 50 30 20?
Prinsip menabung 50 30 20 yaitu mengalokasikan 50% gaji untuk kebutuhan pokok, 30% untuk keinginan, dan 20% untuk tabungan dan investasi.
Bagaimana cara menghemat pengeluaran?

Bagaimana cara menghemat pengeluaran?
Simpan uang di amplop sesuai dengan pos dan pengeluarannya.
Apakah investasi perlu?

Apakah investasi perlu?
Perlu untuk mencapai tujuan finansial jangka panjang.
