kumparan
search-gray
News22 Maret 2020 15:58

Ada Corona, Latsar CPNS di Kotamobagu, Sulut, Tetap Digelar di Dalam Asrama

Konten Redaksi Manado Bacirita
cpns kumparan antrian.jpg
PNS mengantri (foto: dokumen kumparan)
Ancaman virus corona serta imbauan agar tidak menggelar kegiatan yang mengumpulkan massa atau berada di keramaian, rupanya belum sepenuhnya diimplementasikan di Sulawesi Utara. Salah satunya di Kota Kotamobagu.
ADVERTISEMENT
Kegiatan Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil (Latsar CPNS) tetap dilaksanakan di tengah ancaman pandemik virus corona yang bisa menyebabkan penyakit Covid-19.
Kegiatan Latsar CPNS ini sendiri telah dilaksanakan sejak tanggal 8 Maret 2020 dan terus berlangsung hingga saat ini. Ironisnya, sebanyak 232 peserta tersebut dikumpulkan dan dimasukan ke dalam asrama untuk mengikuti seluruh materi dalam Latsar CPNS tersebut.
imbauan walikota kotamobagu tentang latsar cpns.jpg
Surat imbauan Wali Kota Kotamobagu yang ditempel terkait dengan pelaksanaan Latsar CPNS (foto: istimewa)
Beberapa peserta mengaku jika merasa was-was, tetapi tak berdaya untuk menolak, karena diwajibkan sebelum mendapatkan predikat sebagai aparatur sipil negara (ASN).
"Sebenarnya takut juga karena virus corona, tapi kami lebih takut tak jadi PNS," ujar beberapa peserta yang minta nama mereka tak dipublikasikan.
Sementara itu, Pemerintah Kota Kotamobagu lewat surat imbauan Wali Kota, tetap mempertahankan kegiatan Latsar untuk dilaksanakan. Walaupun diubah cara penyampaian materi dengan menggunakan sistem e-learning, namun, para peserta tetap harus tinggal di dalam asrama dan mengikuti secara bersama kegiatan-kegiatan selama Latsar.
ADVERTISEMENT
Dalam imbauan tersebut, para peserta harus tetap tinggal di asrama dengan alasan untuk mengurangi risiko penyebaran Covid-19.
"Peserta tetap diasramakan dengan pertimbangan untuk mengurangi risiko penyebaran Covid-19," bunyi salah satu poin imbauan Wali Kota Kotamobagu.
Sekretaris Kota Kotamobagu, Sande Dondo yang dihubungi membenarkan adanya Latsar CPNS yang tetap diselenggarakan. Saat ditanyakan alasan tetap dilaksanakan, Dondo mengaku akan kembali menggelar rapat untuk membahas persoalan tersebut.
"Nanti kami rapat membahas itu (Latsar CPNS) lagi ya," ujar Dondo singkat, Minggu (22/3).
Mardani Kadarasi, Kepala Bidang BKPP Kota Kotamobagu menyebutkan, kegiatan Latsar CPNS sudah dimulai sebelum ada imbauan untuk menunda kegiatan-kegiatan yang mengumpulkan kerumunan orang. Namun dirinya menyebutkan jika belum mengetahui perkembangan selanjutnya, karena tengah sakit selama beberapa hari terakhir.
ADVERTISEMENT
"Saya sudah tiga hari ini tidak ikuti itu Latsar CPNS karena sementara sakit. Saya belum tahu perkembangannya," tutur Mardani.
Sementara itu, Marini Mokoginta, Kepala Sub BKPP Kota Kotamobagu, hingga berita ini dipublish enggan untuk menjawab pertanyaan wartawan. Konfirmasi lewat pesan WhatsApp walaupun sudah mendapatkan centang biru, tapi tak kunjung direspons. Saat dihubungi via sambungan telepon, Marini hanya mengatakan sementara mengadakan rapat.
"Nanti saya hubungi, sementara rapat," kata Marini kembali.
Sekadar diinformasikan, saat ini Indonesia memberlakukan social distancing serta melarang kegiatan yang bisa mengumpulkan banyak orang. Khusus untuk Sulawesi Utara, imbauan ini telah disampaikan oleh Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey. Sulawesi Utara sendiri menjadi zona merah karena sudah terdapat satu orang pasien positif virus corona.
ADVERTISEMENT
manadobacirita
Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab publisher. Laporkan tulisan
sosmed-whatsapp-white
sosmed-facebook-white
sosmed-twitter-white
sosmed-line-white