kumparan
KONTEN PUBLISHER
20 Januari 2020 15:32

Bawaslu Pastikan Panwascam yang Gunakan Atribut PSI Diganti

heard runtuwene bawaslu manado.jpg
Pimpinan Divisi SDM Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Manado, Heard Runtuwene (foto: istimewa)
Pimpinan Divisi SDM Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Manado, Heard Runtuwene memastikan jika Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam), yang viral karena memiliki banyak foto menggunakan atribut Partai Solidaritas Indonesia (PSI), akan segera diganti.
ADVERTISEMENT
Namun, alasan pergantian bukan karena kasus viralnya penggunaan atribut PSI tersebut, melainkan karena yang bersangkutan memang memilih mundur, karena merasa bisa mengganggu kinerja Bawaslu secara keseluruhan, pasca beredarnya foto-foto dirinya menggunakan atribut PSI mulai dari Jaket, Kaos hingga Topi.
Dikatakan Heard, Bawaslu Manado sudah menerima surat pengunduran diri dari Anggota Panwascam tersebut, dan akan segera memproses untuk melakukan pergantian antar waktu.
"Jadi yang lalu kami sudah pleno ada 6 orang calon. 3 kemudian terpilih dan diumumkan. Jadi, sekarang kami tinggal pleno lagi menetapkan siapa yang akan mengganti, dimana pengganti berasal dari satu dari 3 nama yang tidak dilantik kemarin," kata Heard, Senin (20/1).
Menurut Heard, pihaknya tidak akan berlama-lama menentukan pengganti, karena tidak ada lagi hal yang menghalangi proses pergantian. "Sudah jelas dia (Anggota Panwascam) sudah mundur. Dan penggantinya sudah ada. Secepatnya kami ganti," tutur Heard kembali.
ADVERTISEMENT
Sebelumnya, MAM, salah satu anggota Panwascam Singkil dipertanyakan netralitasnya, setelah didapati foto-fotonya yang menggunakan atribut PSI. Selain itu, MAM juga kedapatan ikut dalam barisan pengurus PSI saat verifikasi faktual PSI di KPU Sulawesi Utara.
Selain itu, bukti baru yang menguatkan dirinya punya afiliasi dengan PSI adalah foto keikutsertaannya dalam acara sosialisasi LHKPN yang digelar KPU Sulut bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tahun 2019 lalu. Saat itu, dirinya berfoto menggunakan jaket PSI bersama dengan utusan partai politik serta pimpinan KPU Sulut dan perwakilan KPK.
Ketua KPU Sulut, Ardiles Mewoh yang dikonfirmasi, juga membenarkan jika acara bersama dengan KPK dengan tema LHKPN hanya dihadiri oleh utusan partai politik yang mendapatkan mandat.
"Acara bersama dengan KPK itu hanya boleh dihadiri oleh utusan partai politik saja," kata Ketua KPU Sulut, Ardiles Mewoh saat dikonfirmasi manadobacirita.
ADVERTISEMENT
oktaviana mundung/manadobacirita
Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab publisher. Laporkan tulisan