Bola & Sports
·
3 Agustus 2021 12:39
·
waktu baca 1 menit

Bonus untuk Greysia Polii: Sebidang Tanah dari Wakil Wali Kota Tomohon

Konten ini diproduksi oleh Manado Bacirita
Bonus untuk Greysia Polii: Sebidang Tanah dari Wakil Wali Kota Tomohon (1292854)
searchPerbesar
Wakil Wali Kota Tomohon, Wenny Lumentut, menggunakan jersey milik Greysia Polii
TOMOHON - Bangga akan keberhasilan Greysia Polii, yang mampu mempersembahkan medali emas untuk Indonesia di ajang Olimpiade Tokyo 2020, Wakil Wali Kota Tomohon, Wenny Lumentut, menyiapkan bonus sebidang tanah untuk atlet ganda putri bulu tangkis yang berpasangan dengan Apriyani Rahayu ini.
ADVERTISEMENT
Sebidang tanah dengan luas 400 meter persegi ini, merupakan bonus yang akan diberikan oleh Wenny atas nama pribadi.
"Saya akan berikan tanah untuk bangun rumah. Luasnya 400 meter persegi," ujar Wenny, Selasa (3/8).
Dikatakan Wenny, tanah tersebut berada di Kota Tomohon, yang merupakan daerah asal dari Greysia.
"Tanah yang diberikan sesuai dengan asal Greysia, yakni di Tomohon. Tinggal lihat saja, di daerah mana akan diberikan. Yang pasti, ini hadiah dari pribadi saya," ujar Wenny kembali.
Bonus untuk Greysia Polii: Sebidang Tanah dari Wakil Wali Kota Tomohon (1292855)
searchPerbesar
Selebrasi ganda putri Indonesia Greysia Pollii/Apriyani Rahayu saat melawan ganda putri China Chen Qingchen/Jia Yifan pada pertandingan final Olimpiade Tokyo 2020 di Musashino Forest Sport Plaza, Tokyo, Jepang, Senin (2/8). Foto: Leonhard Foeger/REUTERS
Sekadar diinformasikan, Wenny Lumentut, memang menunjukan dukungan penuh untuk Greysia Polii dan Apriyani Rahayu yang berlaga di Olimpiade Tokyo 2020. Bahkan, secara khusus, Wenny membeli jersey bertuliskan nama Greysia berwarna merah, sebagai kebanggaannya terhadap Keke Tomohon tersebut.
Selain itu, ada momen lucu saat final kemarin. Wenny yang nonton bersama dengan Wali Kota Tomohon, Caroll Senduk, saking kegirangan melempar botol air mineral ke udara, saat Greysia/Apriyani memastikan kemenangan di set kedua. Wenny juga langsung berteriak 'Siapa Kita, Indonesia'.
ADVERTISEMENT
febry kodongan