News
·
30 Juli 2021 10:42
·
waktu baca 2 menit

Bupati Minut Paparkan Strategi dan Penganggaran Pariwisata di Hadapan BPK

Konten ini diproduksi oleh Manado Bacirita
Bupati Minut Paparkan Strategi dan Penganggaran Pariwisata di Hadapan BPK (135695)
searchPerbesar
Bupati Minut, Joune Ganda, rapat virtual bersama BPK Perwakilan Sulawesi Utara, di mana dirinya memaparkan strategi penganggaran untuk pariwisata
MINUT - Bupati Minahasa Utara (Minut), Joune Ganda, dalam rapat bersama Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) perwakilan Sulawesi Utara (Sulut), memaparkan strategi dan penganggaran yang dilakukan Pemerintah Kabupaten, dalam pengembangan pariwisata di tengah pandemi COVID-19.
ADVERTISEMENT
Bupati Minut kepada manadobacirita, mengatakan jika dalam pertemuan melalui zoom meeting tersebut, BPK ingin mengetahui strategi apa yang sedang atau sementara dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten di sektor pariwisata. Selain itu, BPK juga meminta penjelasan tentang anggaran pariwisata, di tengah pandemi.
"Pandemi COVID-19 di dunia, telah memukul banyak sekali sektor perekonomian, salah satunya pariwisata. Ini jadi masalah pemerintah saat ini. Untuk itu, BPK ingin mengetahui strategi dan juga penganggaran di daerah ini yang berhubungan dengan pariwisata," ujar Joune Ganda.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati membeberkan tiga aktivitas yang akan dilakukan pemerintah untuk menangani dan menunjang sektor pariwisata.
Menurutnya, dalam situasi seperti pandemi, pihaknya tetap melakukan pengembangan infrastruktur dasar di KEK Likupang, tapi juga mengalokasikan anggaran untuk destinasi baru di Minut, seperti pengembangan arung jeram, air terjun, pariwisata berbasis pertanian, agrowisata, pariwisata budaya, Desa Wisata Budaya dan pengembangan desa Wisata Ekonomi Kreatif.
ADVERTISEMENT
"Termasuk juga menggali potensi di luar Likupang, yang memiliki potensi alam yang sangat baik. Beberapa daerah itu seperti Lilang, Lansot, Wale Makalisung, yang memang mempunyai potensi alam yang sangat baik," kata Joune.
"Pandemi bisa menghalangi, tapi pemikiran masa yang akan datang terkait pengembangan dan kiat dalam antisipasi dalam pengembangan pariwisata harus dipikirkan," ujar Joune kembali.
oktaviana mundung