News
·
21 Januari 2021 21:48

Gempa Ikut Dirasakan Warga Kabupaten Sitaro, Panik Karena Guncangan Keras

Konten ini diproduksi oleh Manado Bacirita
Gempa Ikut Dirasakan Warga Kabupaten Sitaro, Panik Karena Guncangan Keras  (120440)
Ilustrasi seismograf gempa bumi. Foto: Getty Images
SITARO - Gempa yang terjadi di Melonguane, Kabupaten Talaud, Kamis (21/1) malam ini, juga dirasakan di Kabupaten Sitaro, daerah kepulauan yang ada di Sulawesi Utara.
ADVERTISEMENT
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sitaro, Bob Wuaten mengatakan, kekuatan gempa lebih kurang ada di 2-3 MMI, dengan parameter kondisi air yang diletakkan di gelas terlihat bergoyang.
"Tapi, tidak ada kerusakan sampai saat ini di Kabupaten Sitaro. Namun, kepanikan sempat terjadi karena warga sempat lari ke luar rumah ketika gempa terjadi," kata Wuaten.
Wuaten mengatakan, dirinya sudah meminta kepada seluruh aparat pemerintah kampung dan kelurahan, untuk segera turun ke lokasi menyampaikan agar masyarakat tetap waspada dengan adanya bencana susulan.
Sementara itu, Kartini Laheba, warga Kelurahan Akesimbeka, Kecamatan Siau Timur mengaku gempa yang terasa cukup lama. Menurutnya, saat gempa terjadi, dirinya langsung ke luar dari rumah.
"Sebagai jaga-jaga, karena gempanya terasa sangat kuat," kata Kartini.
ADVERTISEMENT
Hal senada diutarakan Octavianus Hermanses warga dari kelurahan yang sama soal durasi gempa. Hermanses menuturkan, ketika awal getaran gempa, yang terasa masih biasa, tapi belakangan gempa terasa makin kuat.
"Kejadian gempanya cukup lama, dan warga lainnya juga langsung ke luar dari rumah," tutur Hermanses.
Sekadar diinformasikan, BMKG telah melakukan pemutakhiran parameter gempa, di mana jika sebelumnya dilaporkan 7,1 Magnitudo, saat ini telah dimutakhirkan menjadi 7.0 Magnitudo. Gempa berada 132 km timur laut Melonguane, Sulawesi Utara.
franky salindeho
Mari Donasi Sekarang