Kejaksaan Manado Musnahkan Barang Bukti Minuman Keras, Senjata Tajam dan Narkoba

Konten Media Partner
15 November 2022 20:28
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Barang bukti yang dimusnahkan oleh Kejaksaan Negeri Manado, Selasa (15/11).
zoom-in-whitePerbesar
Barang bukti yang dimusnahkan oleh Kejaksaan Negeri Manado, Selasa (15/11).
ADVERTISEMENT
MANADO - Kejaksaan Negeri (Kejari) Manado kembali melakukan pemusnahan barang bukti perkara tindak pidana umum, yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap atau inkrah, Selasa (15/11). Pemusnahan ini merupakan ketiga kalinya selang tahun 2022 ini.
ADVERTISEMENT
Pemusnahan barang bukti dari 203 perkara ini dilaksanakan di halaman Kejari Manado, di mana barang bukti berasal dari 203 perkara dengan ribuan alat bukti seperti minuman keras, senjata tajam, narkoba hingga obat keras ilegal.
Kepala Kejari Manado, Esther Sibuea mengatakan pemusnahan ini sesuai dengan aturan UU Nomor 8 Tahun 1981 pasal 46 tentang acara pidana UU perubahan atas UU Nomor 2 Tahun 1986 tentang peradilan umum.
Selain itu juga berdasarkan UU Nomor 11 Tahun 2021 tentang perubahan UU Nomor 16 Tahun 2004 tentang Kejaksaan Republik Indonesia dan berdasarkan perubahan atas Perpres Nomor 38 Tahun 2010 tentang organisasi hukum dan tata kerja Kejaksaan Republik Indonesia, serta Surat Perintah Kepala Kejari Manado tentang pemusnahan barang bukti Nomor sprin 26.16/P.1.10/APA5/11/2023 tanggal 4 November 2022.
ADVERTISEMENT
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
"Pemusnahan ini adalah perkara-perkara yang sudah Inkrah dari bulan Januari hingga Oktober Tahun 2022," ujar Esther.
"Kalau kita lihat memang, luar biasa ada banyak sekali perkara di Kejari Manado ini. Ini adalah pemusnahan kesekian di tahun ini. Dan kita laksanakan yang kedua ini di akhir tahun 2022," katanya.
Namun demikian, selain pemusnahan, Esther juga bilang jika ada barang bukti yang dikembalikan. Menurutnya hal itu sudah sementara berproses sesuai dengan putusan pengadilan.
"Ada beberapa barang bukti yang harus dikembalikan seperti motor, mobil dan lainnya," kata Esther kembali.
febry kodongan
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020