Mencicipi Kue Temo Gulmer asal Poigar, Minahasa Selatan

MINSEL - Pengucapan Syukur di Kabupaten Minahasa Selatan pada tahun ini, dilaksanakan berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Jika sebelumnya, kegiatan rutin tahunan ini dirayakan dengan meriah di mana sanak saudara datang berkunjung untuk silaturahim, pada tahun ini, di tengah pandemi corona ada pembatasan yang dilakukan.
Namun, hal ini tidak membatasi masyarakat di Kabupaten Minahasa Selatan untuk tetap menyediakan berbagai penganan yang biasa mereka sajikan untuk para tamu yang datang untuk berkunjung saat Pengucapan Syukur.
Salah satunya adalah Kue Temo Gulmer, kue yang mirip dengan kue mochi yang diisi isian Temo dan Gula Merah. Selain sensasi kenyal karena terbuat dari tepung beras atau tepung ketan, isian temo dan gula merah yang dicampur terasa seperti kopi.
Pingkan Sondakh warga asal Kelurahan Koya, Kabupaten Minahasa, yang setiap Pengucapan Syukur selalu bersilaturahim dengan keluarga di Desa Poigar Kabupaten Minsel, mengaku jika Kue Temo adalah salah satu penganan yang dicarinya. Bahkan, saking nge-fans dengan kue ini, Pingkan mengaku sering membungkusnya saat pulang.
Pingkan menyebutkan, rasa kopi yang ada di kue temo buatan desa Poigar ini jadi ciri khas, karena justru sama sekali tidak ada campuran kopi. Inilah yang menurut Pingkan, jadi daya tarik tersendiri kue temo tersebut.
"Seperti ada sensasi kopi tapi tidak ada kopinya. Isinya itu temo dengan gula merah. Mungkin dapatnya dari temo yang disangrai hingga hitam kemudian ditumbuk. Yang pasti enak sekali," tutur Pingkan.
Sementara itu, Hukum Tua Desa Poigar Satu, Febry Wuwungan mengaku jika pengucapan syukur adalah kegiatan ibadah untuk memanjatkan doa syukur atas berkat yang diberikan Tuhan selama satu tahun.
Pengucapan Syukur yang dilaksanakan di minggu-minggu awal bulan Juli menurut Wuwungan, sudah identik dengan kegiatan silaturahim dan sajian penganan selain tentunya ibadah ucapan syukur.
"Jadi setiap tahun itu, masyarakat di Minsel itu menggelar ibadah pengucapan syukur. Syukur atas rezeki dan semua yang diberikan Tuhan selama satu tahun. Selain ibadah, ya kita sediakan penganan khas untuk disajikan kepada tamu sanak keluarga yang datang," tutur Wuwungan yang didampingin Ketua PKK Desa Poigar Satu, Dianne Lumatauw.
Berikut resep membuat kue temo atau mochi kampung isi temo gulmer Minsel
Bahan-bahan
Tepung Ketan atau Tepung Beras
Santan (bisa juga diganti air biasa)
Garam secukupnya
Minyak Goreng secukupnya
Wijen (Temo) yang disangrai dan ditumbuk
Gula Merah
Daun Pisang untuk alas
Cara Membuat
Santan atau air yang dihangatkan dengan menggunakan garam dituangkan perlahan-lahan ke dalam tepung ketan atau ketan beras (tergantung selera) hingga bisa diulen.
Gunakan minyak goreng untuk mengulen adonan. Adonan bikin pipih dan isi dengan temo dan gula merah sesuai selera. Bulatkan lagi agar isian tidak tercecer
Kukus adonan sekira 10 sampai 15 menit.
Jika ingin menggunakan hiasan di atas, saat 5 menit dikukus, segera taburkan hiasan di atas adonan, kemudian kukus lagi hingga matang
Tinggal disajikan
manadobacirita
------------------
(Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona)
