Pasien Rumah Sakit di Gorontalo Tampar Perawat, Penyebabnya Ganti Infus

Konten Media Partner
24 Januari 2024 23:38 WIB
·
waktu baca 2 menit
Ilustrasi tangan memakai infus.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi tangan memakai infus.
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
GORONTALO - Kasus kekerasan terhadap seorang tenaga kesehatan terjadi di Rumah Sakit Aloei Saboe, Gorontalo. Seorang perawat diduga ditampar seorang pasien pria hanya karena persoalan ganti infus.
ADVERTISEMENT
Informasi dirangkum, pasien pria itu meminta perawat yang menangani pergantian infus harus sesuai dengan instruksinya. Saat perawat itu menjelaskan prosedur yang harus ditaati, tiba-tiba pasien pria tersebut langsung menampar pasien.
Akibat perlakuan itu, perawat tersebut langsung syok dan kembali ke ruangan perawat dengan seluruh badan bergetar karena rasa trauma yang dirasakannya.
"Saat ini perawat tersebut diliburkan untuk mengatasi rasa trauma yang diperolehnya akibat kejadian ini," kata Kepala Bidang Keperawatan Rumah Sakit Aloe Saboe, Dian Afiyanti, Rabu (24/1).
Dian menjelaskan kronologi peristiwa yang terjadi pada Sabtu (20/1), ketika dokter meminta untuk melakukan pergantian tabung infus terhadap pasien. Korban yang merupakan perawat jaga, kemudian melakukan prosedur pergantian tabung infus.
Namun, saat sedang melakukan pergantian, pasien tersebut meminta perawat untuk mengikuti arahan atau instruksi darinya.
ADVERTISEMENT
"Perawat kami kemudian menjelaskan jika prosedur yang dilakukan sudah sesuai dan benar sehingga perawat tak mengikuti permintaan dari pasien," ujar Dian.
Saat itulah, pelaku tiba-tiba berdiri dari tempat tidurnya dan langsung menampar wajah perawat korban tersebut. Setelah mendapatkan perlakuan itu, perawat tersebut langsung menuju ke ruang perawat dan menunjukkan rasa traumanya.
"Pihak rumah sakit mengambil tindakan untuk melaporkan pasien yang telah berbuat tindakan kekerasan itu," kata Dian kembali.
tim manadobacirita